Home TANGERANG HUB Komisi II DPRD Kota Tangerang Ungkap Dugaan Ayah Perkosa Anak Tiri

Komisi II DPRD Kota Tangerang Ungkap Dugaan Ayah Perkosa Anak Tiri

0
SHARE
Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Syaiful Milah.

TANGERANG – Komisi II DPRD Kota Tangerang mendapat laporan dugaan pemerkosaan anak dibawah umur oleh ayah tiri di Kota Tangerang. Kasus ini diketahui saat kunjungan kerja ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangerang Selatan.

“Sudah 2 kali saya mendapatkan laporan ihwal kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur yang dilakukan Ayah tirinya. Kunker pertama pada Oktober 2020 lalu,” ungkap anggota Komisi II Syaiful Milah, Senin (20/9).

Syaiful menceritakan, saat kunker pertama tahun lalu, pihaknya mendapatkan laporan dari dinas terkait ihwal terjadinya kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur di Kota Tangerang Selatan. Perbuatan tercela itu dilakukan pelaku yang tidak lain ayah tirinya hingga berulangkali dengan lokasi tempat kejadian di Kota Tangerang. Kemudian pada kunker kedua Agustus lalu, Dinas P2TP2A Kota Tangsel mendapat keluhan dari keluarga korban. Bahwa kasus tersebut yang sudah dilaporkan ibu korban ke Polres Metro Tangerang Kota, kasusnya mandek. Pelaku belum dilakukan penahanan oleh polisi.

Berdasarkan informasi yang didapat, kata Syaiful, pelaku menodai anak tirinya sampai 10 kali lebih. “DPRD Kota Tangerang merasa bertanggung jawab dan turut mengawalnya agar kasus ini dapat ditangani dengan baik,” lanjutnya.

Syaiful menuturkan, Dinas P2TP2A Kota Tangsel telah melakukan upaya penanganan terhadap korban seperti melakukan visum terhadap korban yang membuktikan adanya hasil dugaan pemerkosaan tersebut, konseling dan trauma healing terhadap korban serta pendampingan hukum.
“Saat ini korban ditempatkan di rumah aman yang difasilitasi P2TP2A Kota Tangsel,” tandas Syaiful.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian Polres Metro Tangerang untuk mendapatkan informasi proses kelanjutan kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan ayah tiri korban. Berdasarkan keterangan yang didapat, Reskrim Polrestro Tangerang sudah menyatakan tahap II yang artinya berkas kasus dugaan pemerkosaan ini segera dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Kota Tangerang.

“Tadi informasi dari Reskrim sudah tahap II sudah lengkap. Katanya besok akan dilimpahkan ke pihak Kejaksaan,” jelasnya.

Syaiful menyayangkan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB) Kota Tangerang dianggap lalai menangani kasus tersebut. Padahal dari P2TP2A Kota Tangsel telah dilimpahkan ke DP3P2KB Kota Tangerang.

Ia meminta hal ini tidak terulang kembali sampai daerah lain yang menangani korban dalam kasus ini. Selain itu, Syaiful meminta DP3P2KB Kota Tangerang turun tangan menangani untuk melakukan pendampingan terhadap korban.

“Kok bisanya daerah lain yang menanganinya. Padahal sudah dilimpahkan dari Tangsel ke Kota. Kedepan jangan sampai terulang. DP3P2KB harus sigap menangani kasus seperti ini,” tukasnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim membenarkan adanya kasus tersebut fengan tanda bukti lapor nomor : TBL/B/907/X/2020/PMJ/ Restro Tangerang Kota.

Tindak pidana yang dilaporkan yakni persetubuhan atau pencabulan anak dibawah umur Pasal 81 dan atau 82 UU RI No.35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Saat ini kasus tersebut telah ditindaklanjuti oleh pihak Polres Metro Tangerang Kota.
“Bentar lagi kasus ini dilimpahkan ke kejaksaan, istilahnya tahap 2,” pungkasnya. (raf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here