SHARE
Rano Karno (dua dari kiri) berbincang dengan Puan Maharani (tengah) didamping Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo (dua dari kanan) menyerahkan beasiswa PIP, di Situ Cipondoh, Minggu (19/9).

CIPONDOH–Anggota Komisi X DPR RI Rano Karno turun ke Kota Tangerang, Minggu (19/9) sore. Ia datang ke kawasan wisata situ Cipondoh untuk menemui Puan Maharani. Mantan Gubernur Banten itu, didampingi Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo.

Puan yang mengenakan hijab warna pink, kemeja lengan panjang abu-abu dan celana panjang hitam kotak-kotak begitu sumringah saat melihat kedatangan Si Doel, sapaan akrab Rano Karno. Di tempat itu, Si Doel menyerahkan bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), melalui usulan aspirasi anggota dewan.

Puan saat ini tercatat sebagai siswa kelas 6 SDN1 Cipondoh. Anak keempat dari lima bersudara ini, tinggal bersama kedua orang tuanya, Dwi Meutia Wahyuni dan Juhedi, di lapak di pinggir Situ Cipondoh. Dwi dan Juhedi setiap hari berjualan minuman ringan dan mi rebus. Selepas pulang sekolah, Puan ikut membantu kedua orang tuanya. “Saya 7 tahun jualan di sini,” kata Juhedi.

Juhedi mengaku mengidolakan keluarga Presiden Megawati Soekarno Putri. Saat anak keempatnya lahir pada 23 September 2009, nama Puan Maharani sedang naik daun setelah sukses meraih kursi di DPR pada Pemilu 2009. Juhedi lantas memberi namanya anaknya itu Puan Maharani. “Bu Puan itu idola saya,” lanjutnya.

Juhedi mengaku senang atas perhatian yang diberikan Si Doel dengan memberikan beasiswa kepada putrinya. Puan mendapat beasiswa Rp 450 ribu setahun dari PIP.

Juhedi bersama istri dan anak-anaknya ber-KTP Jakarta Timur. Namun, beasiswa PIP tidak mengenal domisili. “Saya harus memastikan bahwa sasaran penerima program PIP ini adalah pelajar yang layak menerima. Maka dari itu, saya bersama Ketua DPRD Kota Tangerang melakukan kunjungan lapangan, agar saya dapat mengawal program Pak Jokowi ini hadir tepat di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ujar Si Doel.

Politisi PDI Perjuangan mengatakan, beasiswa PIP merupakan wujud komitmen pemerintahan Jokowi untuk meringankan biaya pendidikan masyarakat. Sehingga seluruh pelajar dapat mengakses program ini tanpa melihat domisili alamat kependudukan. Hal ini sangat membantu di tengah keterbatasan alokasi bantuan yang bersumber dari pemerintah daerah.

“Ini merupakan wujud komitmen bersama pemerintahan Bapak Jokowi untuk memperluas akses pendidikan kepada seluruh pelajar tanpa melihat alamat domisili. Bantuan ini sangat membantu di tengah keterbatasan alokasi bantuan yang berasal dari pemerintah daerah, maka dari itu kita harus sukseskan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Si Doel sempat menanyakan apa cita-cita Puan. Ia penasaran, mengapa Juhedi memberi namanya anaknya sama persis dengan Ketua DPR RI Puan Maharani.

“Cita-cita saya ingin menjadi guru agar bermanfaat untuk banyak orang. Nama ini sama seperti Ibu Puan Ketua DPR RI saat ini, karena memang terinspirasi oleh beliau atas keberhasilannya terpilih sebagai anggota DPR tahun 2009,” kata Puan yang 23 September besok genap berusia 12 tahun.

Bersama dalam acara tersebut, Gatot Wibowo yang juga Ketua DPC PDIP Kota Tangerang mengucapkan terima kasih atas kepedulian Rano Karno, yang memperjuangkan warga Kota Tangerang untuk menerima program PIP. Di tengah pandemi Covid-19 tentu anggaran daerah sangat terdampak. Sehingga program daerah seperti Tangerang Cerdas tidak sebanding dengan jumlah warga yang membutuhkan. Apalagi programnya hanya untuk pelajar ber-KTP Kota Tangerang. (asp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here