SHARE
HUNTARA: Hunian sementara korban banjir di Cigobang, Kecamatan Lebak Gedong, Lebak yang saat ini masih dihuni oleh korban banjir bandang, Senin (20/9). FOTO: Ahmad Fadilah/Banten Ekspres

LEBAK–Pasca banjir bandang yang menerjang Kecamatan Lebak Gedong Januari lalu, menyisakan masalah. Puluhan kepala keluarga (KK) belum mendapat bantuan setelah bencana melanda. Puluhan warga saat ini masih tinggal di hunian sementara (Huntara).

Anggota DPRD Lebak Yanto mengatakan, Lebak Gedong merupakan daerah pemilihannya. Maka dari itu, banyak warga yang merupakan korban bencana banjir bandang mengadukan kepada dirinya belum mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Mereka yang saat ini menyebar, ada yang tinggal di rumah saudaranya. Ada juga yang ngontrak bagi mereka yang memiliki uang. Ada juga yang mengungsi di pesantren FPI.

“Mereka mengaku pernah mendapatkan bantuan hanya sekali saja berupa logistik, sekitar dua hari setelah kejadian banjir bandang,” kata Yanto, kepada wartawan, di ruang kerjanya, Senin (20/9).

Yanto menerangkan, warga yang mengadu kepada dirinya merupakan warga Kampung Buhulan, Desa Banjar Irigasi dan Warga Kampung Bungawari, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong. “Setelah saya data ada sekitar 36 KK yang rumahnya hilang terbawa banjir dan sekitar 50 rumah rusak berat didua kampung tersebut yang belum mendapatkan bantuan yang layak,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan dari pemerintah saat sampai saat ini hanya mengalir kepada warga korban banjir bandang yang tinggal di hunian sementara (huntara) saja. Sedangkan, korban banjir lainnya seperti di Kampung Buhulan dan Kampung Bungawari banyak yang tidak tersentuh.

“Saya berharap bantuan bisa diberikan secara merata kepada korban banjir, karena korban banjir bukan saja yang ada di huntara, karena selama ini saya melihat bantuan yang datang mengarah ke korban banjir yang ada di huntara saja,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizky Pratama mengakui, bahwa bantuan logistik untuk korban banjir bandang di Kecamatan Lebak Gedong memang dikonsentrasikan di huntara. Namun, ada juga bantuan yang dibagikan di luar huntara. “Seperti pada pekan kemarin bantuan diberikan kepada warga Desa Banjar Irigasi yang diberikan oleh Ketua DPRD Lebak bersama TNI dan Polri,” terangnya.

Lanjut Febby, untuk bantuan non logistik, ada dua jenis yang diberikan kepada korban banjir bandang yakni bantuan stimulan berupa uang tunai dan bantuan relokasi. “Untuk bantuan stimulan bulan depan sudah mulai diberikan, namun untuk relokasi masih dalam proses,” ungkapnya.

Jadi kata Febby, bagi warga yang mendapatkan bantuan stimulan tidak termasuk yang direlokasi. Untuk itu, pihaknya akan menelusuri data yang disebut dewan tersebut yang diduga belum terdata. “Nanti kita turun ke bawah, apakah data yang disebut dewan sudah masuk pada calon penerima bantuan apa belum, kalau bisa berikan informasi data warga tersebut kepada kami,” ucap Febby.(mg-5)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here