SHARE
Sejumlah pelajar diamankan warga saat tawuran di Jalan Raya Mulya Asri 2, Cikupa.

CIKUPA-Pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah belum genap sebulan. Segerombolan siswa SMK negeri di Kecamatan Panongan terlibat baku hantam dengan kelompok siswa lainnya. Peristiwa tawuran tersebut terjadi pukul 11.00 WIB pada Jumat (17/9).

Dua siswa menderita luka berat akibat sabetan senjata tajam di telinga dan di pundak serta lengan.

Kapolsek Cikupa AKP Indra mengatakan, pelaku tawuran saat ini menjalani pemeriksaan lanjutan dan sudah ada yang ditetapkan tersangka. Namun, kepolisian mengupayakan proses diversi dikarenakan tersangka masih di bawah umur.

Diketahui, diversi merupakan pengalihan proses pada sistem penyelesaian perkara anak yang panjang dan kaku. Mediasi atau dialog atau musyawarah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam diversi untuk mencapai keadilan restorasi.

Informasi yang dikumpulkan Tangerang Ekspres, tawuran terjadi di Jalan Raya Mulya Asri 2 tepatnya di depan salah satu SMP negeri di Kecamatan Cikupa. Ada dua korban, satu orang luka berat di telinga terkena celurit dan satu orang terkena sabetan celurit di pundak dan lengan.

Sementara, kepolisian belum bisa memberikan keterangan lebih jauh tentang motif maupun kelompok mana yang terlibat tawuran. Namun, Indra membenarkan telah terjadi tawuran antar kelompok pelajar di Kecamatan Cikupa.

“Betul telah terjadi tawuran antar pelajar SMK di Cikupa. Yang bisa kami informasikan saat ini masih ditangani penyidik dan sudah ditetapkan tersangka sebanyak empat orang. Pelaku di bawah umur dan kita usahakan diversi terlebih dahulu antara keluarga korban dan pelaku,” paparnya. (sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here