SHARE

CIPUTAT-Tes atau seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Kota Tangsel akan dimulai 23 September mendatang.

Rencananya, seleksi akan digelar di Laboratorium CAT milik Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel di BSD, Serpong.

Untuk itu, BKPP sebagai penyelenggara mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan agar seleksi berjalan dengan baik dan lancar.

Kepala Bidang Pendayagunaan BKPP Kota Tangsel Appgraid Purwanto mengatakan, seleksi SKD yang akan diikuti oleh 3.649 CPNS dan 324 calon P3K tersebut menggunakan sistem komputer di Lab CAT milik BKPP Kota Tangsel.

“Seleksi SKD akan kita mulai 23 September mendatang,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Senin (20/9).

Pria yang biasa disapa Ipung ini menambahkan, sedang mempersiapkan tenda yang dipasang di depan Lab CAT, termasuk mempersiapkan jaringan internet dan komputer yang akan dipakai.

“Kita kerjasama dengan kominfo dalam penyediaan jaringan internet, dan kita juga mengecek komputer yang ada dipakai dengan jumlah 100 unit,” tambahnya.

Masih menurutnya, sebagai komputer cadangan pihaknya juga akan menambah 10 unit komputer. Hal tersebut dilakukan agar nantinya seleksi SKD berjalan dengan lancar dan tidak terkendala dengan peralatan yang digunakan maupun jaringan internetnya.

“Jadwal SKD ini yang menentukan adalah badan kepegawaian Nasional (BKN). Hasil SKD langsung diketahui karena live streaming,” ungkapnya.

Menurut Ipung, yang daftar CPNS sebenarnya ada 4.458 orang tapi, yang lulus administrasi hanya 3.649 orang. Sedangkan yang daftar P3K ada 909 dan yang lulus administrasi 324 orang.

SKD akan dilaksanakan selama 11 hari. Nantinya satu hari akan dibagi dalam tiga sesi tes dengan peserta tiap sesi 100 orang. “Satu sesi pesertanya 100 orang dan waktu tesnya 90 menit,” ungkapnya.

Masih menurutnya, peserta tes juga harus sudah divaksinasi dengan cara menunjukkan surat vaksin minimal dosis pertama. “Sebelum tes SKD peserta juga harus menyertakan surat hasil antigen satu hari sebelumnya dan kalau PCR dua hari sebelumnya,” tuturnya.

Kita ketahui, pada penerimaan CPNS dan PPPK non guru tahun 2021, pemkot mendapat formasi 152 untuk CPNS yang terdiri kesehatan dan tenaga teknis.

Sedangkan untuk PPP non guru Kota Tangsel mendapat formasi 67. Sehingga total formasi CPNS dan PPK non guru tahun ini ada 219.

Selain CPNS dan PPPK non guru, Pemkot Tangsel juga mendapat formasi 1.754 untuk PPPK guru. Namun, penerimaan yang mengurus adalah Kemendikbud. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here