SHARE
Peserta Tes CPNS Kota Tangerang saat mengikuti TKD.

TANGERANG-Badan Kepegawaian dan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang, masih menggelar tes CPNS yang akan digelar sampai dengan Jumat mendatang di Gedung Tangerang Convention Center (TCC).

Di hari pertama, BKPSDM Kota Tangerang mencatat di sesi pertama ada 209 orang yang mengikuti tes tersebut mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB. Untuk sesi kedua, di hari yang sama BKPSDM Kota Tangerang mencatat ada 2.019 orang yang mengikuti tes CPNS tersebut.

Kepala BKPSDM Kota Tangerang Heryanto mengatakan, di hari kedua ini ada tiga sesi yang diikuti oleh peserta. Dalam tiga sesi itu akan dibagi sesuai dengan aturan BKN.

“Untuk hari pertama hanya dua sesi dengan jumlah 428 orang, dari jumlah tersebut dibagi dua dan aturan tersebut sudah sesuai dengan aturan BKN. Kita hanya sebagai pelaksana saja, untuk penilaian semua akan dilakukan BKN pusat,” ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di TCC Kota Tangerang, Selasa (21/9).

Heriyanto menambahkan, mengenai jumlah yang lolos dalam seleksi tahap pertama hingga saat ini BKPSDM belum mendapatkan data tersebut, karena data tersebut semua yang dikelola BKN untuk menghindari adanya kecurangan dalam tes CPNS ini.

“Kami belum dapat datanya, kemungkinan nanti di hari terakhir akan ketahuan. Data tersebut, jika ingin tahu harus ke BKN pusat. Kami saja tidak bisa mengetahui berapa jumlah yang lolos di hari pertama,” paparnya.

Ia menjelaskan, seluruh peserta yang mengikuti paling banyak adalah PKKK guru, mereka kebanyakan yang mengikuti tes ini dari guru honorer yang ingin naik statusnya menjadi PNS.

“Kita juga membutuhkan guru berstatus PNS, karena sejauh ini guru berstatus PNS sudah banyak yang pensiun. Makanya, banyak sekali peserta yang ikut dalam konsentrasi PKKK Guru,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dindik Kota Tangerang Jamaludin menuturkan, di Kota Tangerang untuk tenaga guru berstatus PNS sangat dibutuhkan. Bahkan, jumlah guru berstatus PNS hanya 4.000 dan itu masih kurang untuk memenuhi kebutuhan di Kota Tangerang.

“Kita banyak guru PNS tetapi juga banyak yang pensiun, makanya kita butuh sekali dengan guru berstatus PNS untuk mengisi kekosongan yang saat ini ada,”katanya.

Jamal mengungkapkan, idealnya untuk SD Negeri di Kota Tangerang antara rombongan belajar dengan jumlah guru PNS harus seimbang, saat ini jumlah tersebut masih kurang. Untuk SMP Negeri, idealnya guru berstatus PNS ditambah dengan rombongan belajar ditambah dengan jumlah mata pelajaran harus seimbang.

“Saya lupa berapa jumlahnya guru yang pensiun, artinya kita dari Dindik Kota Tangerang sangat membutuhkan guru berstatus PNS. Mudah-mudahan dengan adanya tes CPNS yang saat ini masih berlangsung, bisa mendapatkan guru berstatus PNS yang sesuai,” tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here