SHARE
Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo (tiga dari kanan) bersama perwakilan pengembang Taman Royal dan Ketua Fraksi PDIP Andri S Permana (kiri) sidak ke Taman Royal memastikan pengambang menepati janjinya, Selasa (21/9) malam.

CIPONDOH-Selasa (21/9) malam, Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo sidak ke Taman Royal. Ia ingin memastikan PT Cahaya Baru Raya Realty (CBRR), selaku pengembang, menepati janji untuk memperbaiki jalan rusak. Saat sidak, Gatot melihat alat berat sudah berada di sisi jalan.

Jalan rusak itu, merupakan jalan utama untuk akses ke Jalan Hasyim Ashari. Kedua sisi jalan rusak parah. Kondisi ini sudah berlangsung puluhan tahun. Berulang kali PT CBRR berjanji akan memperbaiki jalan itu. Bahkan sempat membuat perjanjian dengan Pemkot dan DPRD yang isinya bersedia memperbaiki jalan. Namun, janji itu tak ditepati. Warga berulang kali menggelar demonstrasi. Tetap tak ada hasil.

Gatot Wibowo, mengatakan, kedatangannya untuk memastikan pengembang menepati janjinya. Menurutnya, masalah ini sebelumnya telah dibahas DPRD bersama Walikota dan Kejaksaan Negeri Tangerang. Tim dari kejaksaan akhirnya memanggil direksi PT CBRR. “Pihak PT CBRR langsung menurunkan alat berat ke jalan itu. Saya juga sudah berbicara dengan perwakilan pengembang, mereka komitmen akan memperbaiki jalan,” jelasnya.

Dimulainya perbaikian jalan ini tak lepas dari kinerja tim Kejaksaan Negeri Kota Tangerang yang ikut berjuang melalui pendekatan hukum terhadap pengembang. “Kami apresiasi langkah kejaksaan yang membuat kajian hukuam dan menjembatani komunikasi antara Pemkot Tangerang dengan PT CBRR yang akhirnya mendorong kesadaran pengembang untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan jalan rusak itu,” lanjutnya.

Menurut Gatot, hal ini membuktikan konsolidasi Forkopimda Kota Tangerang berjalan baik. “Jadi malam ini (kemarin) kita turun bersama pihak Kejari Kota Tangerang melakukan pengecekan komitmen yang sudah disepakati pihak pengembang Taman Royal yang akan segera memperbaiki jalan tersebut,” ujar Gatot.

Pengembang telah membuat kesepakatan bersama Forkominda Kota Tangerang yaitu akan melakukan perbaikan jalan tersebut sepanjang 125 meter dengan lebar jalan 5 meter. Pihak pengembang juga akan memperbaiki saluran air di sepanjang jalan tersebut. Pada tahap berikutnya, pengembang akan memperbaiki semua jalan rusak yang menjadi tanggungjawabnya. “Secara keseluruhan pihak pengembang akan memperbaiki jalan tersebut,” tandasnya.

Gatot mengatakan akan terus mengawasi proses perbaikan jalan itu. Sementara Kepala Kejari Kota Tangerang I Dewa Gede Wirajana mengatakan, kejaksaan melakukan kajian hukum dan mendorong pengembang untuk segera memperbaiki jalan, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat.

“Jalan yang rusak itu sudah terjadi bertahun-tahun. Demi kepentingan masyarakat, kita turun tangan agar jalan itu bisa segera diperbaiki,” ujarnya didampingi Kasie Intel Kejari R Bayu Probo Sutopo, Selasa malam.

I Dewa menjelaskan, terkait putusan Pengadilan Negeri (PN) Tangerang yang memenangkan gugatan warga atas PT Cahaya Baru Raya Realty (CBRR). Dalam putusan itu, Pemkot Tangerang boleh memperbaiki Jalan Boulevard Taman Royal 1 dan 3. Namun aset tanah fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) itu belum diserahkan kepada pemkot, lantaran sertifikat tanah tersebut sedang diagunkan ke bank.

Berdasarkan hal itu kejari melakukan kajian hukum dan memberikan pemahaman dalam menjembatani komunikasi antara pemkot Tangerang dengan pihak pengembang yang akhirnya mendorong kesadaran pengembang untuk melakukan perbaikan jalan tersebut.

“Karena Aset itu diagunkan oleh pihak PT CBRR selaku pengembang, dengan melakukan kajian hukum, kita memberikan pemahaman dan mendorong pengembang tersebut harus bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan jalan itu. Hal ini untuk kepentingan umum,” ujar I Dewa kepada Tangerang Ekspres. (raf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here