SHARE
Striker asing Persita Alex Goncalves diharapkan mampu membuktikan kualitasnya melawan Bali United, akhir pekan ini.

TIDAK harus seorang striker untuk bisa membuat gol. Inilah yang diyakini Persita musim ini. Untuk itulah pembelian pemain Pendekar Cisadane lebih kepada pemain yang bersifat multi fungsi.

Keyakinan inilah yang membuat Persita harus rela kehilangan satu pilar lini depannya Sirvi Arvani jelang laga pekan keempat kompetisi Liga 1 2021/2022. Pemain yang membela Persita sejak usia 13 tahun itu resmi dipinjamkan ke klub Liga 2 Rans Cilegon FC sejak, Rabu (22/9). Sirvi pun sudah langsung bergabung bersama Rans Cilegon FC di hari yang sama.

Keputusan untuk meminjamkan pemain bernomor punggung 29 yang pernah meraih gelar Top Skor Liga 2 2109 ini tentu bukan keputusan yang mudah. Tapi manajemen dan tim pelatih hanya bisa berharap Sirvi bisa berprestasi selama di masa peminjaman di klub barunya.

“Proses negosiasi berjalan cukup lancar. Kurang lebih sepekan lalu pihak Rans Cilegon FC sudah mengungkapkan keinginan mereka meminjam Sirvi. Kebetulan mereka juga sudah beberapa kali melihat performa Sirvi saat pertandingan ujicoba melawan Persita. Jadi mereka sudah tahu kualitas Sirvi,” kata I Nyoman Suryanthara, Manajer Tim Persita.

“Kami sepakat untuk meminjamkan Sirvi hingga Desember 2021 nanti. Setelahnya, tentu Sirvi akan kembali ke Persita,” imbuhnya.

Menanggpi peminjaman tersebut, ayah dua anak ini mengaku tidak mudah untuk menerima tawaran dari klub lain. Tapi untuk banyak mendapat jam terbang, Sirvi akhirnya memutuskan untuk berkarier sejenak di Rans Cilegon FC.

“Berat lah pasti. Apalagi Persita kan sudah jadi bagian penting perjalanan karier saya di sepakbola. Tapi ini kan hanya sementara. Secepatnya pasti saya kembali ke Persita,” kata Sirvi.

“Bagi saya Persita bukan sekadar tim, tapi keluarga. Secepatnya saya akan kembali dan berjuang bersama lagi. Tetap lambang Persita akan selalu ada di hati saya,” tutup Sirvi.

Keyakinan bisa meraih kemenangan tanpa peran striker pun diyakini A. Rully Zulfikar, Presiden klub Persita. Walau mengakui peran penting striker dalam mencetak gol. Tapi komposisi tim Persita saat ini memungkinkan tim Ungu mencetak gol dari peran pemain lain.

“Sepakbola itu olahraga kolektif, jadi semua harus bisa mendukung kepada pemain yang punya kans membuat gol,” ulas Rully.

Ya, ini juga seiring kenyataan Persita tidak akan diperkuat Aldy Al Achya saat menghadapi Bali United di Stadion Pakansari, Bogor. Rully yakin peran pemain multi fungsi akan bermanfaat untuk menciptakan peluang dan gol.

“Lihat saja bagaimana Rifky (Dwi Septiawan, red) membuat gol lawan Persela saat pemain depan kesulitan membuat gol, juga gol yang dibuat Irsyad Maulana saat menghadapi Persipura. Kita ingin pelatih bisa menciptakan pemain yang bisa di berbagai posisi untuk memudahkan menghadapi ketatnya persaingan,” ucap Rully.

Sedang Widodo Cahyono Putro menyatakan absennya Aldi bukan masalah buat timnya. Lanjut mantan pemain Persija itu karena dirinya selalu mengingatkan pemain bahwa di kompetisi ini semua harus bisa menggantikan peran pemain yang absen baik karena kartu merah atau sakit. Sehingga saat salah satu absen, pemain lain sudah siap menggantikannya.

“Jadi semua harus siap main jika pemain lain bermasalah dengan cedera, sakit atau akumulasi kartu. Semua harus bisa menjalankan peran yang diberikan saat pertandingan,” ucap Widodo.

Untuk laga kontra Bali United, Widodo diprediksi akan menyiapkan pemain pengganti Aldi seperti Chandra Waskito, Ahmad Hardianto maupun Rifky Dwi Septiawan. Ketiganya diketahui biasa menggantikan peran pemain yang ada di sektor sayap. (apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here