SHARE
Ekskavator mengeruk saluran air di sisi jalan utama menuju kompleks Perumahan Taman Royal, Rabu (22/9).

KOTA TANGERANG-Warga Taman Royal, kembali mendapatkan kabar baik. Pengembang, PT Cahaya Baru Raya Realty (CBRR) sudah mulai mau melakukan perbaikan jalan yang rusak. Jalan utama akses ke Jalan Hasyim Ashari, sepanjang 125 meter, sudah terlihat ada aktivitas perbaikan, Rabu (22/9).

Ekskavator mulai mengeruk drainase di sisi jalan yang mampet. Ketua RW 16 Taman Royal Budi Haryono menyambut baik itikad baik baik PT CBRR yang mau memenuhi tanggungjawabnya, memperbaiki jalan rusak. “Kami melihat ini itikad baik dari PT CBRR. Tetapi kita akan tetap melakukan pengawalan ketat agar pihak pengembang tetap komitmen untuk melakukan perbaikan jalan,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di kediamannya, Rabu (22/9).

Budi menambahkan, bahwa kondisi jalan rusak sangat merugikan masyarakat. Karena pada awal membeli rumah pihak pengembang menjanjikan sarana dan prasarana yang baik. Setelah lama, jalan rusak ternyata tidak diperbaiki. Masyarakat melalui Pemkot Tangerang untuk mendesak dilakukan perbaikan.

“Kita hanya minta dilakukan perbaikan, karena jalan tersebut banyak dilalui orang banyak. Bahkan, banyak kejadian kecelakaan di jalan rusak itu. Kita sempat swadaya patungan uang untuk melakukan perbaikan,”paparnya.

Sementara itu Wakil Walikota Tangerang Sachrudin menjelaskan, sudah mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai adanya itikad baik dari PT CBRR. Artinya pihak pengembang mendengar apa yang menjadi keluhan warga Taman Royal.

“Sarana prasarana memang tanggung jawab pengembang. Masyarakat mengadu ke kita selaku pemerintah daerah. Dengan adanya itikad baik dari pihak pengembang, ini manjadi semangat yang positif,”ungkapnya.

Dalam melalukan perbaikan jalan, kualitas dikedepankan. “Jangan asal-asalan. Kualitasnya harus baik, karena jalan itu dilalui banyak warga setiap hari,” tegasnya.

Sachrudin menuturkan, Pemkot Tangerang sudah menyiapkan anggaran untuk melakukan perbaikan jalan rusak tersebut. Tetapi, keputusan dari pengadilan belum kita terima.

“Pak walikota, saya dan Pak Sekda semangatnya sama yakni ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Maka itu, beberapa proses sudah dilakukan. Anggaran juga disiapkan, karena kita belum ada kepastian hukum, maka kita tunda sampai ada keputusan yang pasti,”tutupnya.

Warga sebelumnya, sudah berulang kali menggelar demonstrasi memprotes pengembang Taman Royal yang tidak segera memperbaiki jalan yang rusak. Bahkan pada awal 2020 lalu, Direktur Utama PT CBRR Musanif pernah membuat perjanjian di atas materi yang di depan Ketua DPRD dan Sekda Kota Tangerang yang isinya siap memperbaiki jalan rusak di Taman Royal. Namun, perjanjian itu diingkari. Tak ada perbaikan jalan yang dilakukan PT CBRR.

Beberapa pekan lalu, persoalan jalan rusak Taman Royal dibahas Forkompimda yang terdiri dari Walikota, Polres, Kejaksaan dan Kodim. Disepakat, Kejaksaan Negeri Tangerang akan turun tangan menggunakan pendekatan hukum agar PT CBRR melaksanakan komitmenya memperbaiki jalan. Para Direksi PT CBRR pun dipanggil. Akhirnya, PT CBRR bersedia melakukan perbaikan jalan. Kepala Kejari Kota Tangerang I Dewa Gede Wirajana mengatakan, pihaknya berkomitmen membantu kepentingan masyarakat. “Demi kepentingan masyarakat, kita siap turun tangan,” ujarnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here