SHARE
Kepala BKPP Kota Tangsel Apendi saat memantau proses tes seleksi calon PNS di gedung CAt Kota Tangsel, kemarin. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG-Sebanyak 3.629 pelamar berebut  formasi 152 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan 67 formasi P3K 2021. Mereka bersaing dalam seleksi kompetensi dasar (SKD) yang diadakan di Laboratorium CAT milik Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kota Tangsel di BSD, Serpong.

SKD dilaksanakan sejak 23 September sampai 3 Oktober, dimana BKPP Kota Tangsel bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Kepala BKPP Kota Tangsel Apendi mengatakan, jumlah peserta CPNS adalah 3.629 orang tapi, yang ikut tes di CAT Kota Tangsel hanya 2.904 dan sisanya diluar Kota Tangsel. Sedangkan jumlah peserta P3K ada 324 tapi, yang ikut tes di CAT Kota Tangsel ada 292 dan sisanya tes di luar Kota Tangsel.

“Jadi total peserta yang ikut tes di Tangsel ada 3.196 dan sisanya di luar Tangsel. Tahun ini tes SKD berbeda dari tahun sebelumnya, yakni peserta atau pendaftar dari luar Tangsel bisa mengikuti tes di daerah masing-masing sesuai jadwal mereka,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (23/9).

Apendi menambahkan, pendaftaran paling jauh dari berasal dari Aceh dan Batam dan mereka mengikuti tes di masing-masing wilayah. Dalam sehari tes dilakukan dalam tiga sesi dengan peserta tiap 110 orang. Sesi pertama dimulai pukul 08.00 sampai 09.40 WIB, sesi kedua pukul 11.00 sampai 12.40 WIB dan sesi ketiga pukul 14.00 sampai 15.30 WIB.

“Perserta harus menjawab 110 soal dalam waktu 100 menit. Begitu peserta menekan tombol selesai, maka score atau nilai yang diperoleh peserta langsung keluar,” tambahnya.

Masih menurutnya, agar seleksi berjalan lancar ada lima petugas BKN yang bertugas dalam seleksi tersebut dengan pimpinan bernama Usman. Ia berharap SKD dapat berjalan lancar selama 11 hari kedepan.

“Sesi pertama yang tidak ikut tes atau tidak hadir ada 17 dari 110 orang. Ada peserta gang tidak boleh masuk karena tidak punya surat bukti vaksinasi Covid-19 karena, salah satu syarat harus melampirkan surat vaksinasi,” jelasnya.

Apendi menuturkan, dalam penerimaan CPNS maupun P3K, pihaknya dan BKN sifatnya terbuka kepada masyarakat dan tidak ada yang disembunyikan. “Pengumuman hasil SKD ini nunggu BKN selesia melakukan seleksi dari seluruh daerah tapi, peserta sudah bisa lihat hasilnya di channel Youtube milik BKP,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendayagunaan pada BKPP Kota Tangsel Appgraid Purwanto mengatakan, sebelum mengikuti tes peserta harus melalui beberapa alur. “Alur kedatangan, perserta dicek suhu tubuhnya, lalu diperiksa dokumen, daftar manual, lalu dapat pin ujian, titip barang bawaan kepetugas, terus masuk ruang tutorial tentang cara mengerjakan soal, baru masuk ruang tes. Waktu mengerjakan 110 soal adalah 100 menit,” ujarnya.

Pria yang biasa disapa Ipung ini menambahkan, nantinya setiap formasi akan diambil tiga peserta dengan nilai terbesar. Dimana SKD meliputi tiga komponen, yakni tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU) dan tes karakteristik pribadi (TKP).

Sedangkan jumlah soal keseluruhan SKD adalah 110 soal dengan rincian, TWK terdiri dari 30 butir soal, TIU 35 soal dan TKP 45 soal. “Passing grade atau bang batas TWK 65, TIU 80 dan TKP 166,” jelasnya.

Setelah SKD, peserta yang lulus atau terpilih nantinya juga akan mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB)  “Jadwal SKB belum tahu jadwalnya tapi,  sekitar November,” ungkapnya.

Ipung mengungkapkan, penerimaan CPNS dan P3K non guru 2021, Pemkot mendapat formasi 152 untuk CPNS yang terdiri kesehatan dan tenaga teknis.

Sedangkan untuk P3K non guru Kota Tangsel mendapat formasi 67. “Jadi total formasi CPNS dan P3K non guru tahun ini ada 219,” tuturnya.

Pantauan Tangerang Ekspres di lokasi, peserta mulai berdatangan sejak pagi untuk mengikuti SKD sesi pertama. Peserta semua menggunakan seragam atasan warna putih dan bawahan warna hitam. Mereka mengikuti alur sesuai yang diarahkan petugas.

Setelah SKD sesi pertama selesai, keluar nilai dari masing-masing peserta yang ditayangkan di channel Youtube. Peserta dengan nola tertinggi diraih oleh Yudhistira Ega Permana dengan total nilai 441, dengan rincian nilai TWK 100, TIU 150 dan TKP 191. Sedangkan peserta SKD sesi pertama yang mendapat nilai paling rendah adalah Aisa Hanny Putri Rahayu dengan total nilai 177, yang terdiri dari nilai TWK 60, TIU 50 dan TKP 67. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here