Home TANGERANG HUB Bankeu Provinsi Tak Kunjung Cair

Bankeu Provinsi Tak Kunjung Cair

143
0
SHARE

SERPONG-Pemkot Tangsel masih menunggu realisasi usulan bantuan keuangan (Bankeu) daerah dari Provinsi Banten. Sampai saat ini, usulan sebesar Rp 30 miliar, belum juga ditransfer oleh pemprov.

Kepala BPKAD Kota Tangsel Warman Syanuddin masih menunggu proses di Provinsi Banten. Sudah berbulan-bulan lamannya bankeu dari Pemprov Banten tak kunjung ada kejelasan. “Kita masih menunggu dan semua kota/kabupaten se-Banten juga belum ada yang disalurkan,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (23/9).

Warman menambahkan, belum lama ini ada perbaikan atau refocusing di Provinsi Banten. Sehingga menyesuaikan kembali pada Juni. “Kemarin kita menyesuaikan apa yang rencananya akan diusulkan oleh kita karena, dari provinsi menyesuaikan dengan Kepgu (keputusan gubernur) untuk penanganan Covid-19,” tambahnya.

Masih menurutnya, pengajuan bankeu dari Kota Tangsel awalnya untuk pembangunan inftrastruktur. Namun, sekarang diubah untuk kebutuhan di Rumah Sakit Serpong Utara. Sehingga pihaknya harus menyesuaikan.

Pengajuan bankeu provinsi sudah dilakukan sejak Juli lalu. “Kita usulkannya ke gubernur melalui sekretaris daerah (sekda),” jelasnya.

Warman mengungkapkan, bankeu yang diusulkan adalah Rp 30 miliar dan itu sesuai keputusan gubernur yang lama.
“Usulan ini untuk pengadaan peralatan kesehatan RSU Serpong Utara, untuk UGD, untuk peralatan, kan untuk penanganan kesehatan berjalan terus,” ungkapnya.

Menurutnya, meskipun kasus Covid-19 melandai maka penanganan kesehatan akan jalan terus. Sehingga, pihaknya berharap bankeu segera disalurkan dan dapat dipergunakan untuk memenuhi keperluan RSU Serpong Utara.

“Kita tinggal nunggu info dari provinsi. Surat permohonan pencairan bankeu untuk Tangsel sudah kita kirimkan sejak Juli. Tahun lalu bankeu juga untuk penanganan Covid-” ungkapnya.

Warman menjelaskan, pencairan bankeu belum tentu dilakukan satu kali. Namun, bisa beberapa kali dan Pemkot Tangsel tinggal menyesuaikan mekanisme provinsi.

“Mudah-mudah bankeu cair cepat dan kasus Covid terus melandai tapi, penanganan kesehatan terus berjalan,” tuturnya.

Sebelumnya, Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengaku, sampai saat ini pihaknya belum dapat laporan terkait bankeu yang diajukan sebesar Rp 30 Miliar. “Iya, saya belum dapat laporan kelanjutan pengajuan bankeu ini,” ujarnya.

Pak Ben menambahkan, bankeu tersebut diajukan untuk pemenuhan sarana prasarana RS Serpong Utara. Ia mengaku, sempat mengetahui adanya pemangkasan bantuan keuangan dari Pemprov Banten untuk Pemkot Tangsel. Padahal, menurut Gubernur Banten, melalui Keputusan Gubernur telah menetapkan besaran anggaran bantuan keuangan tersebut.

“Saya dengar ada pemangkasan bantuan. Dikurangi berapa saya belum tahu kebijakan gubernur. Walaupun instruksi keputusan gubernurnya sudah ada sebesar Rp 30 miliar cuma belum ada laporan,” tambahnya.

Terkait bankeu yang diajukan tersebut, ia mengaku sudah merencanakan untuk keperluan apa saja uang Rp 30 miliar tersebut. Yakni untuk RSU Serpong Utara. Pihaknya optimis bisa bankeu tersebut akan segera dicairkan atau terealisasi.

“Insya Allah ada tapi, infonya dipotong. Tapi, kalau bankeunya tidak cair maka kita antisipasi dana dari bantuan tak terduga (BTT) untuk melengkapi. Karena saya tidak mau kurang dari Rp 30 miliar. Karena ini sudah didesain untuk ini itu,” ungkapnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here