SHARE
FOTO: Dok. Net

SERPONG-Di saat pergantian musim atau pancaroba, kasus penularan demam berdarah dengue (DBD) kini mulai menghantui masyarakat. Tidak terkecuali di wilayah Kota Tangsel.

Hal itu terlihat dengan adanya peningkatan jumlah pasien DBD yang kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangsel. Kepala Seksi Pelayanan Medis RSU Kota Tangsel Ronald Adrianto mengatakan, sejak Agustus lalu, pihaknya telah merawat sebanyak 43 pasien yang terinfeksi virus dari gigitan nyamuk Aedes Aegypti tersebut. “Dari Agustus lalu kita merawat sekitar 22 pasien. Dan September sudah ada 21 pasien dirawat,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (23/9).

Ronald menambahkan, puluhan pasien tersebut mayoritas berusia dewasa. Kondisinya terjaga dengan baik tanpa mengalami kondisi yang buruk. “Untuk pasien yang dirawat dan datang ke UGD iniĀ  bukan dengan kondisi yang berat,” tambahnya.

Mantan Kepala Puskesmas Pondok Benda ini menjelaskan, kasus DBD telah mengalami peningkatan. Namun, ia berharap agar penularan kasus DBD itu dapat terkontrol dengan baik. Di tengah pergantian musim, Ronald mengimbau masyarakat untuk kembali menerapkan pola 3M plus.

“Jangan lupa membersihkan kamar mandi, menguras, dan mengubur atau mendaur ulang barang yang sudah tak terpakai (3M). Kemudian untuk pola hidup sehat, seperti biasa harus menjaga asupan gizi seimbang, istirahat cukup, dan jaga kesehatan,” tuturnya.

Sementara itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangsel menyebut ada peningkatan permintaan kantong darah trombosit. Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Tangsel Suhara Manullang mengatakan, peningkatan permintaan trombosit terjadi seiring mulai ditemukannya kasus demam berdarah dengue (DBD) pada pekan terakhir September. “Saat ini kebutuhan trombosit sudah ada beberapa permintaan walaupun memang masih tidak terlalu melonjak,” ujarnya.

Suhara menambahkan, saat ini masih ada puluhan kantong trombosit di PMI Kota Tangsel. Meskipun baru memiliki puluhan kantong trombosit, pihaknya siap mengantisipasi lonjakan permintaan trombosit saat kasus DBD meningkat. “Rata-rata ermintaan 67 kantong, stok trombosit sekarang ada 24 kantong,” tambahnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here