SHARE
SENI: Pesilat Elly Safitri saat tampil di babak penyisihan nomor seni tunggal putri. Pencak silat punya kesempatan meraih medali di PON XX Papua di nomor seni. FOTO: PB PON XX Papua

PENCAK silat kembali berlaga di tiga nomor pertandingan, Jumat 8 Oktober. Tiga nomor yang akan diikuti yakni nomor seni ganda putra, seni regu putra dan nomor tanding kelas F putra atas nama Sefi Jaya. Diharapakan Banten bisa melaju ke babak berikutnya untuk membuka asa medali bagi Banten.

Pelatih Pencak Silat Banten Joko Suprihatno menuturkan tiga kelas yang akan dipertandingkan merupakan atlet andalan yang diharapkan mampu untuk mendulang prestasi di PON Papua.

“Kami telah mempersiapkan diri dan berlatih sebelum berangkat ke PON Papua. Pola latihan ini kami jalankan sesuai program agar nantinya bisa maksimal dan mempersembahkan medali,” ujarnya.

Terkait lawan yang akan dihadapi Banten seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan lainnya menurutnya provinsi lainnya tentunya mempunyai motivasi untuk memenangkanĀ  pertandingan. Jadi ia memprediksi pertandingan akan berjalan ketat.

“Semua provinsi adalah lawan berat bagi Banten. Kami tidak mau meremehkan provinsi lainnya. Jadi sikap kami akan waspada bertemu dengan siapapun. Kami harus kerja keras untuk memenangkan pertandingan,” kata Joko.

Joko menambahkan sebagai bahan evaluasi agar bisa menang maka atlet yang tampil diharapkan berjuang maksimal. Atlet juga diharapkan mempunyai mental juara.

“Untuk laga perdana kami di nomor seni nomor tunggal putri atas nama Ely Safitri gagal lolos karena hanya menempati urutan 4. Di kelas yang dihuni Elly hanya pesilat yang menempati posisi tiga teratas yang lolos ke laga selanjutnya. Sementara untuk Reza yang berlaga di kelas B kalah atas atlet Jawa Tengah,” tutupnya. (hendra/apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here