SHARE
EVAKUASI KORBAN: Tim SAR bersama pihak hotel mengevakuasi korban ke Klinik Bertha Medika, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Sabtu (9/10). FOTO: BPBD Kab Serang for Banten Ekspres

SERANG-Pihak hotel dikejutkan dengan penemuan mayat bocah perempuan berinisial SH (9) asal Desa Cirarab, Kabupaten Tangerang di kolam renang sedalam 1,4 meter Hotel Marbella Anyer, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang. Diduga korban mengalami keram kaki saat berenang dengan kelima orang temannya.

Manager Food and Beverage Hotel Marbella Anyer, Yayan Juhendar mengatakan korban ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa oleh pengunjung hotel sekitar pukul 17.00 WIB. Kemudian, pihaknya langsung melakukan pertolongan pertama semaksimal mungkin, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di tempat.

“Pada saat kita angkat tubuh korban, korban memang tidak ada reaksi apapun, tapi kita langsung gunakan PCR untuk memastikan dan langsung dibawa ke klinik, tapi kemungkinan besar korban meninggal dunia di tempat,” katanya kepada Tangerang Ekspres melalui telepon WhatsApp, Minggu (10/10).

Yayan mengatakan ada pengawasan dari para petugas di sekitaran kolam renang. Namun pada saat kejadian, petugas kebetulan sedang memperbaiki mesin pompa jet pump, dikarenakan kondisi air hotel saat itu berwarna rada kecoklatan.

“Pas pada saat petugas selesai memperbaiki dan balik lagi ke situ, ternyata sudah rame (ramai) karena kejadian itu,” ujarnya.

Ia juga mengatakan manajemen hotel selalu mengingatkan kepada semua pengunjung hotel, apabila datang dengan membawa anaknya untuk selalu didampingi dan diperhatikan anak-anaknya.

“Kita selalu berikan imbauan, karena itu aturan yang berlaku di kita. Dengan adanya kejadian seperti ini, kita akan menambah lagi penjagaan hotel biar lebih terkontrol dengan ketat,” ucapnya.

Ia mengatakan atas kejadian tersebut pihak keluarga korban tidak menuntut pihak hotel. Melainkan, pihak keluarga korban mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak hotel karena bertanggungjawab menyelesaikan kejadian tersebut.

“Pihak keluarga korban sudah ikhlas, malahan mereka mengucapkan terimakasih kepada kita, karena kita bertanggungjawab menyelesaikan semuanya,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Pusdalops BPBD Kabupaten Serang, Jhonny E. Wangga mengatakan korban datang ke Hotel Merbella Anyer bersama keluarganya sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian, korban dan keluarga menuju ke kolam renang hotel. Korban langsung berenang dengan kelima temannya, sedangkan keluarga korban berada di atas kolam renang.

Akibat dari kelalaian orang tua korban sekitar pukul 17.00 WIB, pengunjung lain dikejutkan saat menemukan tubuh korban dalam kondisi mengapung. Mengetahui hal itu, sejumlah pengunjung lain berusaha mengangkut tubuh korban, namun korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Kejadian tersebut disebabkan human eror, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia, dan korban langsung dibawa ke Klinik Bertha Medika Cinangka oleh pihak hotel,” katanya. (mg-7/tnt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here