SHARE
MENGGUNUNG: Tumpukan sampah di TPA Rawa Kucing sudah menggunung dan diperkirakan dalam waktu dekat lahan TPA tidak dapat menampung sampah lagi. FOTO: Dok. Tangerang Ekspres

TANGERANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, menyatakan sampah yang ada di TPA Rawa Kucing sudah overload yang memungkinkan dalam kurun waktu setengah tahun Kota Tangerang dipenuhi sampah rumah tangga.

Sekretaris DLH Kota Tangerang Eny Nuraini mengatakan, melihat kondisi seperti itu, DLH Kota Tangerang meminta masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah B3. Hal tersebut, untuk mengurangi sampah rumah tangga yang sulit diolah oleh TPA Rawa Kucing.

“Kalau lihat kondisi, semua line yang ada di TPA Rawa Kucing sudah penuh. Saat ini, lokasi yang ada kita upayakan untuk mengurangi tumpukan sampah,”ujarnya saat dihubungi Tangerang Ekspres, Minggu (10/10).

Eny menambahkan, saat ini DLH Kota Tangerang mempunyai program jemput sampah ke masyarakat, dengan menghubungi di nomor WhatsApp di nomor 089654729464 petugas DLH akan menjemput sampah masyarakat.

“Sampah yang ada di masyarakat setelah dipilah, bisa diangkut oleh petugas kami. Jadi, tinggal WhatsApp saja petugas kami akan datang dan menjemput sampah tersebut,”paparnya.

Ia menjelaskan, sampah yang masuk di TPA Rawa Kucing mencapai 1500 ton perhari, artinya setiap hari lokasi line sampah yang ada di TPA Rawa Kucing penuhnya cepat.

“Kita juga melakukan pengolahan sampah organik, sampah organik ini kita olah untuk makanan magot. Jadi, tidak menumpuk di TPA Rawa Kucing,”ungkapnya.

Eny menutrukan, bahwa Pemkot Tangerang juga sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk melakukan pengolahan. Artinya, dengan sampah diolah sampah yang diangkut tidak terlalu penuh ketika dibawa ke TPA Rawa Kucing.

“Tinggal masyarakat ajah yang bergerak, jadi sampah yang bisa diolah sebaiknya diolah untuk mengurangi penumpukan sampah. Jadi, saat dibawa ke TPA Rawa Kucing bisa mengurangi sampah yang ada,”tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here