SHARE
Tim Dinkes Kota Tangerang melakukan tes antigen dan PCR kepada siswa SMP yang mengikuti PTM.

KOTA TANGERANG – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang, berencana akan menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk tingkat SD. Rencananya akan dimulai 18 Oktober mendatang.

Kepala Dindik Kota Tangerang Jamaludin mengatakan, saat ini kajian yang dilakukan sudah hampir selesai. Dijadwalkan 18 Oktober untuk tingkat SD sudah bisa PTM dengan beberapa sekolah.

“Kita sudah siapkan sekemanya, rencana 18 Oktober. Tapi kita lihat situasi, karena sudah banyak orang tua pada ingin anaknya sekolah,”ujarnya kepada Tangerang Ekspres di ruang kerjanya, Senin (11/10).

Jamal menambahkan,persiapan dalam proses PTM itu adalah izin dari setiap orang tua atau wali murid. Dan sejauh ini, tidak ada penolakan soal rencana itu.

“Kita juga melakukan rapat dan koordinasi dengan orang tua atau wali murid, tidak ada penolakan. Meski ada kekhawatiran mengingat baru kemarin muncul kasus Covid-19 di pelajar. Namun karena kita jelaskan dengan benar, ya mereka paham itu,”paparnya.

Ia menjelaskan, dindik juga melakukan persiapan lainnya. Seperti vaksinasi pada tenaga pendidik tingkat SD. Berdasarkan data, terdapat 7.776 tenaga pendidik SD di Kota Tangerang. Angka itu 90 persen sudah vaksinasi Covid-19. Sementara sisanya belum divaksinasi karena memiliki penyakit penyerta.

“Nantinya kita akan diskusikan, apakah tenaga pendidik yang belum divaksin bisa ikut proses PTM atau tidak,” ungkapnya.

Jamal menuturkan, bahwa untuk tingkat SMP tidak ada klaster yang membahayakan untuk siswa dan guru. Karena, dari sampling yang diambil semuanya hanya OTG dan bukan gejala berat.

“Kalau dari hitungan hari, mereka sudah bisa kembali sekolah. Tetapi masih kita tahan, sampai benar-benar aman. Semoga, ini bisa teratasi dan anak-anak bisa sekolah kembali,” tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here