SHARE
Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Yusharto Huntoyungo (kanan) bersama Bupati Tangerang A.Zaki Iskandar (kiri) saat memantau pilkades di Desa Bojong Kamal, Kecamatan Legok.

TANGERANG–Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 77 desa di Kabupaten Tangerang, Minggu (10/10) di monitor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Dirjen Bina Pemdes) Kemendagri Yusharto Huntoyungo turun memantau pelaksanaan pilkades di TPS.

Didampingi Bupati Tangerang A.Zaki Iskandar ia melihat langsung di TPS 04 RT 02/02 Desa Bojong Kamal Kecamatan Legok, dan TPS 14 Perum Jati Elok, Desa Malang Nengah Kecamatan Pagedangan. Ia menilai pilkades di Kabupaten Tangerang ini sangatlah penting.

Karena ini pilkades pertama kali diadakan setelah dilakukannya penundaan selama 2 bulan di masa pandemi. “Sesuai dengan apa yang kami amati di lapangan, semuanya ada kesesuaian, ada konsistensi antara laporan dan kondisi di lapangan. Instrumen protokol kesehatan yang telah disiapkan oleh pemerintah Kabupaten Tangerang telah sesuai prosedur,” kata Yusharto.

Yusharto mengungkapkan, setelah sempat ditunda selama dua bulan, gelaran pemilihan demokrasi tingkat desa tersebut akhirnya digelar. Kabupaten Tangerang merupakan percontohan penerapan protokol kesehatan (prokes) Pilkades di Indonesia.

“Dan dari protokol kesehatan banyak hal yang kami catat dan mudah-mudahan ini menjadi prototype pelaksanaan pilkades di Indonesia. Di mana saat ini begitu banyak varian virus Corona,” ujarnya. Menurutnya, Bupati Tangerang sudah melakukan persiapan yang lebih matang bisa menyelenggarakan pilkades serentak di tengah pandemi. Ia menilai dan laporan yang disampaikan ada kesesuaian antara laporan yang disampaikan dengan implementasi di lapangan.

Lanjutnya, bupati juga sudah menambah dengan gerai vaksinasi yang menjadikan pelaksanaan pilkades ini bukan hanya melanjutkan suksesi kepemimpinan di desa. Tetapi juga menjadi ajang untuk melakukan vaksinasi dan memutus mata rantai Covid-19.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Tangerang yang telah mengikuti arahan dan instruksi dari Kementerian Dalam Negeri dalam pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Tangerang semua sudah sangat baik sekali,” katanya. Ia juga melanjutkan protokol kesehatan disiapkan secara baik.

Selain itu, Yusharto juga telah berkomunikasi dengan panitia TPS dan panitia tingkat desa untuk menyampaikan imbauan jauh-jauh hari ke masyarakat yang akan memilih, hal tersebut sebagai upaya untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat melakukan pencoblosan.

“Dan dengan adanya gerai vaksinasi di setiap TPS ini nantinya bukan hanya untuk melanjutkan substansi kepemimpinan di tingkat desa, tetapi juga sebagai ajang pengendalian virus Covid-19 di Kabupaten Tangerang khususnya,” ungkapnya.

Zaki mengatakan banyak masukan dari Dirjen Bina Pemerintahan Desa. Masukan itu menjadi bahan evaluasi serta banyak masukan dan saran untuk pelaksanaan Pilkades kali ini. “Tahun ini penyelenggaraan pilkades serentak di tengah pandemi, berjalan lancar hingga akhir pelaksana, tanpa adanya kendala yang berarti,” terangnya. (hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here