SHARE
KEBAKARAN: Puluhan rumah milik warga Baduy di Kampung Cihuni, Des Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak rata dengan tanah habis terbakar, Rabu (13/10). FOTO: Ahmad Fadilah/Banten Ekspres

LEBAK-Sedikitnya 23 rumah dan lumbung padi milik warga Baduy luar habis terbakar, Rabu (13/10) sekitar pukul 13.00 WIB. Lokasinya di Kampung Cihuni, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut.

Relawan dan sejumlah aparat TNI dan Polri kesulitan menjangkau lokasi kebakaran yang medannya cukup jauh dan hanya bisa dilalui dengan jalan kaki saja. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan penyebab kebakaran tersebut, belum diketahui secara pasti.

“Namun kita pastikan dari 30 rumah yang ada di Kampung Cihuni tersebut, 23 rumah habis dilalap api, mudah-mudahan tidak ada korban jiwa,” katanya kepada Banten Ekspres. Ajun, warga Kecamatan Leuwidamar membenarkan adanya kebakaran yang menghanguskan 23 rumah milik warga Baduy. Kebakaran di Kampung Cihuni diduga berasal dari tungku dapur milik warga yang masih ada sisa arang.

Sehingga percikan api dari arang  tersebut merambat ke dinding rumah yang terbuat dari kayu, dan akhirnya api merambat ke rumah yang lainnya. Menurut Ajun, informasi kebakaran tersebut ia dapat dari saudaranya yang kebetulan berada di lokasi kejadian. Lokasi kebakaran di Kampung Cihuni tersebut sangat jauh dan perjalanan harus ditempuh melalui jalan kaki.

Sehingga, untuk menuju lokasi diperlukan waktu sekitar dua jam perjalanan. “Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Hanya rumah warga Baduy luar habis terbakar sekitar 23 rumah termasuk beberapa lumbung padi,” kata Ajun.

Menurut dia, kejadian kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. “Iya api padam dengan sendirinya, setelah habis seluruh bangunan rumah yang terbuat dari bahan-bahan material yang mudah terbakar,” ucapnya. Kapolsek Leuwidamar, AKP Sudedi membenarkan adanya kejadian tersebut.

Namun, ia belum dapat memastikan berapa jumlah rumah yang terbakar. Akan tetapi, pihaknya setelah mendapatkan laporan kejadian kebakaran tersebut langsung menurunkan  anggota  untuk menuju lokasi kebakaran. “Kami belum dapat memastikan jumlahnya berapa. Info yang beredar di video ada yang bilang 15 (rumah), ada yang bilang sembilan, ada yang bilang 23. Makanya kita ingin memastikan berapa jumlah sebenarnya. Untuk menuju ke lokasi kebakaran, diperkirakan memakan waktu 2 jam perjalanan jalan kaki,” katanya. (mg-5/tnt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here