SHARE
MENYERAHKAN: Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin menyerahkan Nota Keuangan Walikota Serang tentang RAPBD Perubahan 2021 kepada Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi, Rabu (13/10). FOTO: Pemkot Serang for Banten Ekspres

SERANG-Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Perubahan Kota Serang tahun 2021 diproyeksikan naik menjadi Rp 1,473 triliun dari yang sebelumnya Rp 1,1 triliun. Kenaikan ini ditunjang dari beberapa pendapatan daerah dan bantuan khusus lainnya.

Kepala Bidan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang Wachyu Budhi Kristiawan mengatakan, APBD Perubahan naik menjadi Rp 1,473 triliun atau mengalami kenaikan sebesar Rp 372,9 miliar. “Ya naik dari Rp 1,473 triliun dari Rp 1,1 triliun, penambahannya itu Rp 372,9 miliar,” katanya usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD tentang Penyampaian Raperda APBD Perubahan 2021 di Gedung DPRD Kota Serang, Rabu (13/10).

Ia menjelaskan, peningkatan APBD berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 22,6 miliar, dan dana transfer atau dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 351,6 miliar. “Kemudian pendapatan lain-lain yang besar malah turun. Jadi ada beberapa hal yang nanti akan menjadi koreksi terkait penurunan pendapatan ini,” ujarnya.

Sementara anggaran belanja mengalami kenaikan dari Rp 1,18 triliun menjadi Rp 1,524 triliun, atau bertambah sekitar Rp 343,5 miliar. Kemudian untuk defisit mengalami penurunan dari Rp 80,3 miliar menjadi Rp 50,9 miliar. “Jadi kalau kita perhatikan, tadinya Rp 80,3 miliar di anggaran murni, menjadi Rp 50,9 miliar. Jadi defisitnya berkurang,” terangnya.

Penyesuaian defisit ini kata Wachyu dinilai sesuai, karena pihaknya menutup defisit dari SiLPA Tahun 2020 hanya Rp 50,9 miliar. Jadi, meskipun ada tambah-tambahan dari belanja mengalami efisiensi sebesar Rp 29 miliar. “Seperti PAD itu penyesuaian DJKN, kemudian transfer DAK, dan bantuan keuangan khusus dari Tangsel, dan bantuan keuangan dari provinsi. Belanjanya itu sudah ada, dan di dalam itu ada efisiensi senilai Rp 29 miliar lebih,” jelasnya.

Meski begitu, angka yang diusulkan tersebut masih bersifat dinamis dan bisa berubah-ubah. Sebab, pada Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) masih dicantumkan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sebesar Rp 40 miliar. “Jadi ada kemungkinan ini nanti akan berubah pada pembahasan,” ungkapnya.

Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin merasa senang dengan adanya kenaikan pada APBD Perubahan Kota Serang, Kondisi saat ini Pandemi Covid-19 pemulihan ekonomi sudah mulai membaik. “Ada kebanggaan sedikit dari sisi belanja kita yang Alhamdulillah sekalipun tidak besar bisa naik pendapatannya,” (mam/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here