SHARE
DIPERBAIKI: Salah satu rumah warga yang diperbaiki Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang. FOTO: Dinas Perkim Kota Tangerang

TANGERANG – Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Tangerang terus mewujudkan masyarakat dapat menempati rumah layak huni. Hal tersebut diimplementasikan dengan membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga tidak mampu di 13 kecamatan sebanyak 250 unit. Progres pengerjaannya sudah mencapai sekkitar 99,6 persen. Artinya pembangunannya sudah hampir selesai dikerjakan.

Kepala Dinas Perkim Kota Tangerang Tatang Sutisna mengatakan, Disperkim bekerja sama dengan kelompok masyarakat (Pokmas) dalam pengerjaan RTLH. Hal tersebut, untuk bisa mengetahui dan memprioritaskan rumah yang akan diperbaiki.

“Kami menggandeng Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang ada disetiap kelurahan, dalam menggarap Program Bedah Rumah tahun ini,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di ruangannya, Rabu (13/10).

Tatang menambahkan, bila proses pengerjaan pembangunan RTLH dimulai sejak April lalu. Sekarang progres pembangunannya sudah mencapai 99,6 persen dan saat ini sudah hampir selesai.

“Alhamdulillah sudah hampir selesai, kita akan terus melakukan perbaikan rumah sehingga masyarakat di Kota Tangerang tidak ada lagi rumah yang rusak,”paparnya.

Ia menjelaskan, pembangunan 250 RTLH tersebut tersebar di 13 kecamatan yang berada di 56 wilayah kelurahan.

“Kami mendapatkan usulan rehab rumah dari anggota dewan, lurah maupun kelompok masayrakat itu sendiri,”ungkapnya.

Tatang menuturkan, usulan tersebut kemudian didata dan diverifikasi langsung ke lapangan. Untuk memastikan warga mana saja yang memang benar-benar layak untuk menerima Program Bedah Rumah.

“Selanjutnya koordinator kelompok masyarakat menandatangani kontrak pembangunan RTLH di wilayahnya. Nilainya Rp20 juta untuk merehab satu unit rumah. Jadi total keseluruhan anggaran bedah rumah tahun ini sebesar Rp5 miliar,” tutupnya. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here