SHARE
Ganda putra Indonesia M.Ahsan/Hendra Setiawan menjadi tumpuan saat menghadapi Malaysia di perempatfinal hari ini.

Indonesia bertemu Malaysia (lagi). Kali ini terjadi dalam perempat final Piala Thomas yang berlangsung hari ini (15/10) di Ceres Arena, Aarhus. Pertemuan kali ini diliputi aroma revans (balas dendam). Sebab, tim Merah Putih baru saja menelan kekalahan pahit dari Malaysia. Indonesia gagal melangkah ke semifinal setelah kalah 3-2 di Piala Sudirman 2021 lalu.

Para pemain juga punya kenangan tidak menyenangkan saat terakhir kali bertemu wakil dari Malaysia. Seperti The Minions dan The Daddies. Keduanya kalah dua kali beruntun dari Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Anthony Sinisuka Ginting juga takluk dari Lee Zii Jia pada Piala Sudirman 2021 lalu.

Jonatan Christie pun belum pernah menang dari Cheam June Wei. Lalu, Shesar Hiren Rhustavito pernah kalah dari Leong Jun Hao. Satu-satunya rekor bagus masih dipegang oleh Fajar Alfian/M. Rian Ardianto. Jika dipasang sebagai ganda kedua, mereka masih unggul 3-0 dari Goh Sze Fei/Nur Izuddin.

Sebaliknya jika mereka menjadi ganda pertama, FajRi (sapaan Fajar Alfian/M. Rian Ardianto) belum pernah menang dari Chia/Sooh dari tiga kali pertemuan.
Pelatih Herry Iman Pierngadi mengatakan akan menurunkan pemain paling siap. Termasuk menyesuaikan tipe permainan lawan. Seperti yang dilakukan saat melawan Taiwan lalu (13/10).

Saat itu ganda putra melakukan rotasi. Indonesia mamasang Fajri melawan Lee Yang/Wang Chi-Lin. Indonesia juga menjajal pasangan baru M. Ahsan/Daniel Marthin untuk menghadapi Lu Ching Yao/Yang Po Han. Permainan FajRi dinilai paling cocok untuk meredam Lee/Wang, yang belum bisa dikalahkan oleh Minions atau Daddies.

“Hanya saja belum hoki menang waktu itu. FajRi lebih siap dengan tipe bola berat. Ini butuh pemain dengan power besar juga. Lalu pola main di depan net itu sangat cocok buat mereka sebenarnya,” kata Herry I. P. kepada Jawa Pos kemarin.

Manajer Eddy Prayitno mengatakan tidak ingin hasil Piala Sudirman 2021 terulang. Dia menegaskan kali ini akan melakukan revans. Eddy optimis bisa mengatasi Malaysia. Apalagi performa tunggal putra sedang naik. Tiga pemain tunggal menjadi penentu kemenangan atas Taiwan. “Semoga tunggal putra bisa kembali bermain maksimal. Begitu juga di sektor ganda. Saya berharap mereka bisa tampil bagus dan menang,” kata Eddy dalam keterangan resminya. (jpg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here