SHARE
Petugas PJR Tol Tangerang-Merak mengevakuasi kendaraan dan korban yang usai insiden tabrakan beruntun di KM 74 Tol Tangerang-Merak, Senin (18/10).

SERANG-Hafni (66) asal Perum Cluster Mutiara Koreret, Ranca Kalapa Panongan, Kabupaten Tangerang tewas dalam insiden tabrakan beruntun di KM 74 Tol Tangerang-Merak. Tabrakan itu melibatkan truk tangki berisi bahan kimia, bus Putra Pelangi dan Honda Brio. Korban merupakan penumpang bus, yang terguling ke parit usai tabrakan beruntun.

Kepala Induk PJR Tol Tangerang-Merak AKP Wiranto mengatakan, insiden tersebut terjadi pada Minggu malam pukul 21.50 WIB. Truk yang melaju ke arah Tangerang, pecah ban bagian kanan depan menyebabkan truk menabrak pembatas jalan dan menerobos masuk ke jalur arah Merak.

Lanjut Wiranto, truk tangki kimia yang dikemudikan Rusdi itu langsung menghantam bus Putra Pelangi, serta Honda Brio dari arah Tangerang menuju Merak.

“Atas kejadian itu, satu korban penumpang bus meninggal dunia, lalu luka berat dialami oleh pengendara mobil pribadi dan luka ringan dialami oleh para penumpang bus,” katanya kepada Tangerang Ekspres, Senin (18/10).

Ia juga mengatakan, data yang diperoleh atas insiden tersebut dari 19 orang diantaranya, satu orang penumpang bus Putra Pelangi meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat dari kendaraan Honda Brio, dan 17 orang mengalami luka ringan terdiri dari 14 orang penumpang bus Putra Pelangi dan 3 orang dari kendaraan Honda Brio.

“Kita telah mengevakuasi korban ke rumah sakit Sarih Asih dan RSUD Drajat prawiranegara, untuk kerugian materi belum bisa ditaksir dan kita juga sudah mengevakuasi kendaraan di TKP dengan derek,” ujarnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Rudy Purnomo mengatakan, dalam pelaksanaan evakuasi pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satbrimob Polda Banten, untuk membantu penanggulangan bahan kimia yang tumpah dari kendaraan truk tangki. Kemudian, pihaknya juga telah menginput data laka dari TKP di Integrated Road Safety Management System (IRSMS) yaitu, sistem manajemen keselamatan jalan terintegrasi yang dirancang untuk menyediakan data kecelakaan yang kompreehensif serta dapat diverifikasi.

“Petugas kami dan Satbrimob Polda Banten yang datang ke TKP telah melakukan olah TKP awal dan evakuasi kendaraan. Kemudian, untuk penyidikan dan penyelidikan terkait kasus laka tersebut kini ditangani penyidik Ditlantas Polda Banten,” katanya. (mg-7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here