SHARE
Mustaya Hasyim, Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang.

TANGERANG – Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Mustaya Hasyim mendorong Pemkot Tangerang menyiapkan program untuk memutus rantai rentenir termasuk pinjaman online (Pinjol) ilegal. Menurut Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, tahun lalu Pemkot Tangerang sempat berniat membentuk Satuan Tugas (Satgas) anti rentenir. Niat ini dimunculkan menanggapi maraknya masyarakat yang terjerat dan menjadi korban rentenir.

“Tahun lalu saya sempat denger Pemkot mau bentuk Satgas anti rentenir. Coba direalisasikan oleh Pemkot Tangerang untuk meminimalisir masyarakat yang terjebak Pinjol illegal itu,” ujarnya.

Terlebih, kondisi Pandemi Covid-19 dimaklumi membuat banyak masyarakat membutuhkan likuiditas keuangan hingga akhirnya terjebak ke dalam pinjaman online ilegal. Meski memberikan kemudahan, namun ternyata bunga pinjaman online cukup menjerat masyarakat. Untuk itu masyarakat diingatkan untuk lebih waspada dan berhati-hati.

Dengan dibentuknya Satgas Antirentenir, ruang gerak pinjol ini yang harus betul-betul mampu disiasati Pemkot Tangerang bersama Satgas Antirentenir, untuk memutus rantai meluasnya korban yang terkena sasaran promo melalui layanan digital atau aplikasi ponsel.

Dengan adanya Satgas Antirentenir di Kota Tangerang diharapkan dapat meminimalisir warga kota Tangerang terjebak utang ke rentenir.

Mustaya yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Hasyimiyah Neglasari, menambahkan, sebagai solusi, nantinya apabila Satgas Antirentenir sudah terbentuk dapat menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang. Menurutnya, keberadaan Baznas dinilai dapat ikut menyokong dana darurat di saat satgas menangani kasus-kasus warga yang terjerat utang rentenir dan pinjol.

“Dalam konteks zakat, yang berutang ini termasuk gharimin yang harus dibantu. Kami di DPRD siap terus berkomunikasi. Mudah-mudahan dengan upaya tersebut, bisa membantu masyarakat terutama di tengah kondisi Covid-19 yang melanda saat ini,” pungkasnya. (raf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here