SHARE
LELAH: Pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal melangkah ke babak selanjutnya Denmark Open usai tampil di Piala Thomas. FOTO: Badminton Photo

PARA pemain muda akan menghadapi tantangan berat hari ini. Pada babak kedua Denmark Open 2021, mereka akan bertemu dengan para unggulan. Nita Violina Marwah/Putri Syaikah misalnya.  Mereka harus melawan unggulan kedua, Lee So Hee/Shin Seung Chan.

Ini menjadi turnamen Super 1000 pertama bagi Nita/Putri. Pada pertandingan di Odense Sports Park kemarin, Nita/Putri melaju dengan mudah. Mereka unggul telak dari Jakkampudi Meghana/Poorbisha S. Ram 21-8, 21-7 dalam waktu hanya 23 menit. “Harapannya ingin memberi yang terbaik sana. Dapat performa yang paling bagus. Selain itu juga ingin melihat sampai mana kemampuan kami,” kata Nita kepada Tim Humas PP PBSI kemarin.

Hal yang sama juga dihadapi Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. Hari ini mereka akan melawan Yuta Watanabe/Arisa Higashino. Dari dua pertemuan, Rinov/Pitha belum pernah menang dari peraih perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu.

“Masih banyak yang harus diperbaiki. Banyak bola yang seharusnya nggak mati. Adaptasi juga waktunya sedikit tapi saya tidak mau itu dijadikan alasan,” kata Pitha usai mengalahkan Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo pada Selasa (19/10) lalu.

Sementara itu M. Ahsan/Hendra Setiawan tidak tampil dalam performa terbaiknya di Denmark Open 2021. Pasangan berjuluk The Daddies itu langsung tersingkir pada babak pertama. Mereka kalah straight game dari Mark Lamsfuss/Marvin Seidel 21-17, 21-13.

Bahkan kekalahan tersebut hanya terjadi dalam waktu 29 menit saja. Selama set pertama, Ahsan/Hendra hanya pernah unggul tiga poin. Setelah itu mereka kehilangan lima poin beruntun dan kalah.

Mereka makin menurun pada set kedua yang bahkan tidak bisa unggul dari pasangan nomor 18 dunia itu. Setelah kehilangan tujuh poin beruntun, Lamsfuss/Seidel meraih kemenangan dengan nyaman. Ini juga menjadi kekalahan pertama Ahsan/Hendra dari lima pertemuan melawan Lamsfuss/Seidel.

Ahsan menuturkan kendala mereka ada pada diri sendiri. Meski kalah pada babak awal, mereka tidak menyesal. Pasangan ranking dua dunia itu langsung menatap French Open 2021 pekan depan.

“Saat bermain benar-benar tidak ada feelnya. Ini jadi introspeksi kami agar bisa bangkit lagi. Targetnya bisa melaju sejauh mungkin dalam French Open pekan depan,” kata Ahsan.

Ganda putra  sudah pasti menempatkan satu wakil pada perempatfinal. Sebab, hari ini Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo akan menghadapi rekannya, M. Shohibul Fikri/Bagas Maulana. Ini akan menjadi pertemuan pertama mereka dalam ajang resmi. (jpg/apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here