SHARE
Foto Atas : Bupati Tangerang A.Zaki Iskandar menyerahkan bonus uang kepada atlet asal Kabupaten Tangerang yang meraih medali di PON Papua, Kamis (21/10).

TANGERANG-Atlet asal Kabupaten Tangerang peraih medali di PON XX Papua diguyur bonus uang, Rp 505 juta. Uang itu bonus itu berasal dari Pemkab Tangerang, KONI Kabupaten Tangerang, BUMD hingga perusahaan swasta. Selain atlet, bonus juga diberikan kepada ofisial.

Ya, pada PON XX Papua, sebanyak 55 atlet serta 23 ofisial dari Kabupaten Tangerang membela Banten. Atlet asal Kabupaten Tangerang itu berhasil merebut 4 medali emas, 1 perak dan 7 perunggu untuk Provinsi Banten.

Para peraih medali inilah yang diganjar bonus oleh Pemkab Tangerang, KONI Kabupaten Tangerang, BUMD dan perusahaan swasta. Pemkab Tangerang memberikan bonus sebesar Rp 345 juta. Dari BUMD dan perusahaan swasta Rp 160 juta.

Sebanyak 8 BUMD dan perusahaan swasta ambil bagian pada pemberian bonus atlet dan pelatih peraih medali yang dilangsungkan di Gedung Wanita Kabupaten Tangerang, Jalan Kiasnawi, Kota Tangerang, Kamis (21/10) siang.

Bonus diberikan per medali. Atlet peraih medali emas, Dexy Priany (layar), Danny Juswanto (catur) dan Kirana Wardojo (layar) masing-masing memperoleh uang sebesar Rp 40 juta dari Pemkab Tangerang dan KONI Kabupaten Tangerang.

Dexy yang mendulang dua medali emas meraih uang Rp 80 juta. Sedangkan satu-satunya peraih medali perak yakni pejudo Amanah Nur Istiqomah mendapatkan bonus sebesar Rp 25 juta. Sementara dua rekan Isti (sapaan Amanah Nur Istiqomah), Syerina dan Dicky Zulfikar yang mendapat perunggu diganjar bonus masing-masing Rp 15 juta.

Hal sama didapat Danny Juswanto yang mendapat dua medali perunggu. Dia memperoleh Rp 30 juta. Sedangkan peraih medali perunggu nomor beregu yang didapat Sara Yusuf dan Hafidz Fikriansyah dari cabor dayung, Gregory Roger Wardojo dari nomor layar serta Serena Kani dari bulutangkis mendapatkan Rp 7,5 juta.

Besaran bonus yang diperoleh atlet juga bertambah karena KONI Kabupaten Tangerang menggandeng BUMD serta perusahaan swasta dalam memberikan apresiasi. Mereka adalah Perumdam Tirta Kerta Raharja, BPR Kerta Raharja, LKM, PD Pasar Kerta Raharja. Sedangkan perusahaan ambil bagian pada pemberian bonus adalah Sinar Mas Land, PT Paramount Land, bank bjb dan Bank Banten.

Dari tambahan itu Dexy Apriany menjadi peraih bonus terbesar dengan membawa pulang total bonus sebesar Rp 114 juta rupiah. Diikuti oleh Danny Juswanto yang total bonusnya mencapai Rp 87 juta dengan rincian Rp 57 juta bonus medali emas dan Rp 30 juta bonus dua medali perunggu. Kirana menjadi peraih bonus terbanyak ketiga dengan total mendapatkan Rp 57 juta.

Bupati Tangerang A.Zaki Iskandar mengungkapkan pemberian bonus merupakan bentuk apresiasi Pemkab Tangerang, BUMD dan swasta kepada atlet dan pelatih yang berprestasi. Dia mengaku berbahagia ketika atlet terbaik Kabupaten Tangerang dapat mewakili Banten pada PON XX Papua lalu.

“Dari 10 medali emas, empat diraih atlet Kabupaten Tangerang, ini tidak diperoleh begitu saja tanpa melalui perjuangan keras para atlet. Prosesnya sangat panjang. Mulai dari latihan sampai dengan pertandingan. Inilah yang membentuk karakter dan skill atlet yang pantang menyerah. Mustahil tanpa proses itu semua bisa mendapatkan 4 emas, 1 perak dan 7 perunggu untuk Banten,” ungkap Zaki di Pendopo Bupati.

Zaki juga meminta para atlet tidak berhenti mencetak prestasi di masa depan. Ketua Pengprov Perbasi Banten itu menginginkan atlet-atlet Kabupaten Tangerang tetap berlatih untuk meraih prestasi di level yang lebih tinggi, bahkan hingga ajang internasional.

Ditambahkan Ketua KONI Kabupaten Tangerang H. M Komarudin apresiasi berupa uang juga diberikan kepada pelatih dan manajer peraih medali PON XX. Selain itu apresiasi juga diberikan kepada anggota kontingen Banten asal Kabupaten Tangerang yang gagal mendapatkan medali pada PON XX Papua 2021. Masing-masing atlet mendapatkan Rp 1 juta.

“Kami ucapkan terima kasih kepada atlet-atlet Kabupaten Tangerang dan pengurus cabang olahraga yang sekuat tenaga secara maksimal dalam menyiapkan atlet menghadapi PON Papua, serta kepada Ketua Umum KONI Banten dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar,” ungkap Komarudin.

Komarudin juga mengapresiasi pimpinan BUMD dan perusahaan swasta yang ikut ambil bagian dalam pemberian bonus tersebut. Menurut Komarudin, partisipasi itu merupakan bukti keikutsertaan dunia bisnis terhadap perkembangan dunia olahraga di Kabupaten Tangerang.

“Kami sangat butuh dukungan BUMD dan perusahaan swasta dalam membina olahraga prestasi di Kabupaten Tangerang. Alhamdulillah selama ini BUMD dan perusahaan swasta sudah terlibat sebagai bapak angkat cabor. Kedepan kami berharap kerjasama ini terus berlanjut,” pinta Komarudin.

Dexy Priani peraih dua medali emas mengaku tidak menyangka dapat bonus besar. Dia berterima kasih kepada Pemkab Tangerang dan para sponsor yang sudah memberikan apresiasi atas prestasinya.

“Bonus ini akan saya gunakan untuk membangun rumah orang tua. Kemudian yang kedua, ini saya akan gunakan untuk bulan madu, karena Dexy baru menikah bulan kemarin,” ucap Dexy disertai tertawa lebar.

Sementara peraih medali terbanyak Danny Juswanto mengaku merasa senang dan terharu atas penghargaan dalam bentuk bonus. Dia mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan bonus sebanyak itu.

“Ini bukan hanya nikmat tapi juga angin segar, karena saya tidak menyangka mendapatkan apresiasi sebesar ini. Saya merasa bangga dan terharu,” tutup Danny. (apw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here