SHARE
CANGGIH: Petugas BPBD Kabupaten Tangerang tengah memperlihatkan mesin pendeteksi Tsunami, di Kantor BPBD Kabupaten Tangerang, kemarin. FOTO: Humas Pemkab Tangerang for Tangerang Ekspres

CURUG — Kabupaten Tangerang memiliki garis pantai sepanjang 51 kilo meter (KM). Potensi Sunami menjadi salah salah satu bencana yang bisa menjadi ancaman.

Namun demikian, kabar gembira bagi warga masyarakat Kabupaten Tangerang, pasalnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang kini memiliki alat pendeteksi gempa dan tsunami yang didapat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat.

Sekretaris BPBD Kabupaten Tangerang, Tifna Purnama menjelaskan nama alat tersebut adalah Ina TEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System) Newgen.

Alat tersebut berfungsi untuk mengirimkan informasi terkini saat terjadi gempa bumi di tiap daerah di Indonesia. Dengan informasi tersebut, pemerintah khususnya instansi yang terkait penanggulangan bencana dapat segera melakukan proses evakuasi terhadap masyarakat.

“Informasi yang didapatkan tidak hanya di Kabupaten Tangerang, namun seluruh Indonesia, baik gempa maupun tsunami. Melalui alat ini bisa membantu kami dan masyarakat untuk mengambil langkah dan kebijakan apa yang harus dilakukan,” ucap Tifna saat diwawancarai wartawan, Rabu (20/10).

Alat tersebut, dilanjutkan Tifna, akan memberikan sinyal peringatan dan informasi detail tentang lokasi gempa, waktu, magnitudo, kedalaman getaran, kekuatan gempa, dan sebagainya.

“Misal ada gempa di wilayah perairan Kabupaten Tangerang khususnya di pantai selatan maka tidak sampai tiga menit setelah ada gempa kami langsung infokan ke masyarakat setempat dan stakeholder yang terkait,” jelasnya. (zky/din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here