Home ADVERTORIAL Peringati Hari Kesehatan Nasional, Pemprov Banten Beri Penghargaan Kepada Nakes

Peringati Hari Kesehatan Nasional, Pemprov Banten Beri Penghargaan Kepada Nakes

0
SHARE

SERANG – Pemerintah Provinsi Banten memberikan sejumlah penghargaan kepada masyarakat dan para tenaga kesehatan (nakes) berprestasi yang tersebar di sejumlah wilayah di Provinsi Banten. Pemberian penghargaan itu dilakukan pada saat memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-57 yang dilaksanakan di lapangan Merdeka, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Kamis, 11 November 2021.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramuji Hastuti dalam sambutannya mengatakan bahwa sebagai bentuk rasa terima kasih kepada dedikasi yang dilakukan oleh para Nakes atas pengabdiannya dalam melayani, Pemprov Banten memberikan penghargaan.

“Ada perawat teladan dan dokter teladan masing-masing satu orang. Kemudian ada juga pengelola program gizi dan santarian teladan masing-masing tiga orang serta puskesmas berprestasi satu orang,” kata Ati.

Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah Puskesmas dan PKM terbaik dalam melayani Kestrad dan mendukung program Kesehatan melalui publikasi massif.

“Dengan tema kegiatan sehat negeriku, tumbuh Indonesiaku HKN tahun ini sebagai momentum untuk memperkuat tekad semangat dan sebagai upaya untuk memperjuangkan ketahan kesehatan,” katanya.

Selain itu, lanjut Ati, untuk mengingatkan dan mengedukasi masyarakat dan meningkatkan partisipasi mereka dalam upaya menjaga kesehatan baik dilingkungan keluarga maupun mandiri. “Sehingga harapannya jika kesehatan masyarakat sudah meningkat, maka angka kesejahteraan juga akan meningkat pula,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Wahidin Halim mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate di rumah sakit yang merawat pasien COVID-19 di Provinsi Banten sudah kosong. Hal ini terjadi hampir di seluruh rumah sakit rujukan COVID-19 di Banten. “Rumah sakit angka kesembuhan 98 persen, BOR hampir semua kosong jangan diharapkan ngisi lagi,” ujar Wahidin.

Menurutnya, penurunan angka kasus yang lebih cepat di Banten karena sistem penanganan pandemik sudah dibangun lebih awal dengan menyediakan tempat karantina dan rumah sakit rujukan khusus pasien COVID-19. “Kita membangun sistem dari awal yang pertama menyatakan segala upaya penanganan kan saya yang pake masker pertama itu saya,” katanya.

Mantan Wali Kota Tangerang dua periode itu mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 pada libur akhir tahun, Pemerintah Provinsi Banten telah menghimbau kepada seluruh tempat wisata di Banten untuk mempersyaratkan vaksinasi dan memperketat protokol kesehatan. “Kita minta hotel ada syarat vaksin jangan sampai masyarakat ke pantai melupakan prokes. Mudah-mudahan gak ada lonjakanlah,” katanya. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here