SHARE
EVALUASI: Pengurus FKTS bersama OPD terkait melakukan rapat evaluasi peningkatan pola hidup sehat masyarakat di Hotel Lemo, Kecamatan Kelapa Dua, Jumat (12/11). FOTO: Dinkes Kab Tangerang

TIGARAKSA — Kepengurusan baru Forum Kabupaten Tangerang Sehat (FKTS) periode 2021 hingga 2024 sudah dikukuhkan. Tantangan mengikis angka buang air besar sembarangan (BABS) merupakan pekerjaan rumah yang sudah menanti untuk dituntaskan.

Diketahui, forum ini terbentuk dari visi besar pemerintah mengentaskan kawasan kumuh dan meningkatkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di masyarakat. Pada tingkat Kabupaten Tangerang, forum ini di bawah pembinaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ketuanya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dengan sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) dan anggota lainnya dinas atau badan yang terkait.

Ketua Harian FKTS Imam Sutopo mengatakan, tantangan besar forum yakni meningkatkan jumlah desa atau kelurahan yang berstatus bebas buang air besar sembarangan (BABS). Saat ini kata dia, ada 174 desa masuk daerah bebes buang air besar sembarangan yang tersebar di 25 kecamatan.

“Terdekat data yang kami miliki ada beberapa desa lagi yang deklarasi sudah bebas BABS. Buang air besar sembarangan ini bukan hanya mencakup perilaku tetapi sarana dan prasarana yang tersedia. Seperti septic tank, jamban sehat, dan tidak ada pipa pralon yang membuang tinja dari rumah warga ke sungai atau saluran air,” paparnya kepada Tangerang Ekspres, Sabtu (13/11).

Ia memaparkan, pada 2012 hingga 2013 ada tiga kecamatan yang masuk kategori Wastisaba Padapa, yakni, Pasarkemis, Tigaraksa dan Cikupa. Di mana, kondisi kesehatan masyarakat sudah mandiri dan sarana maupun prasarana permukiman dinyatakan sehat.

Lalu, pada 2014 dan 2015 ada empat kecamatan yang masuk kategori Wastisaba Wiwerda, yakni, Pasarkemis, Kelapa Dua, Panongan dan Cisauk. Kemudian, pada 2016 hingga 2017, kecamatan yang masuk kategori Wastisaba Wistara yakni, Kelapa Dua, Panongan, Cisauk dan Balaraja. Pada 2018 ada lima kecamatan yang masuk status Wastisaba Wiwerda diantaranya, Balaraja, Jayanti, Sepatan Timur, Jambe dan Pasarkemis.

“Kabupaten Tangerang baru mendapat penghargaan Padapa dan Wiweda. Untuk mencapai Wistara kita harus naikkan jumlah desa dan kelurahan yang sudah bebas BABS,” pungkasnya. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here