Home ADVERTORIAL Dukung KLA, DPMP3AKB Perkuat Forum Anak

Dukung KLA, DPMP3AKB Perkuat Forum Anak

0
SHARE
Kepala Bidang Perlindungan Perlindungan Perempuan dan Anak pada DPMP3AKB Kota Tangsel Irma Safitri (tengah) foto bersama dengan anggota. Saat pertemuan dilakukan pembentukan forum anak, pembinaan, penguatan, pelatihan dan pelapor kepada forum anak.

CIPUTAT-Dalam rangka mendukung pembentukan kelurahan dan kecamatan layak anak, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) Kota Tangsel tiap tahun melakukan kegiatan rutin dalam mendukung Kota Layak Anak (KLA).

Senin (22/11), DPMP3AKB mengadakan pertemuan dengan forum anak. Saat pertemuan dilakukan pembentukan forum anak, pembinaan, penguatan dan pelatihan dan pelapor kepada forum anak di Gedung 1, Lantai 3A Balai Kota. Kepala Bidang Perlindungan Perlindungan Perempuan dan Anak pada DPMP3AKB Kota Tangsel Irma Safitri mengatakan, ada beberapa kegiatan yang kita lakukan pada November ini. Pada 10 November dilakukan pembinaan forum anak di Kecamatan Ciputat dengan agenda pembentukan dan pembinaan forum anak. Pada 11 November di Kecamatan Ciputat Timur,  16 November di Kecamatan Pondok Aren.

“Pada 19 November kita lakukan penguatan forum anak tingkat kota di Balai Kota. Dan pada 22 November adalah pembentukan dan pelatihan pelopor dan pelapor bagi forum anak tingkat Kecamatan Pondok Aren. Didalam pembinaan ini juga dibentuk pengurus karena, pengurus yang lama usianya sudah lebih 18 tahun sehingga masa kerjanya juga sudah berakhir,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Senin (22/11).

Irma menambahkan, masa kerja forum anak adalah dua tahun dan tahun ini sudah berakhir dan tahun depan akan dibuatkan SK-nya oleh lurah dan camat. Untuk menjadi kelurahan dan kecamatan layak anak maka harus terbentuk forum anak tingkat kelurahan dan kecamatan, dan tingkat kita sudah ada.

“Tingkat kelurahan dan kecamatan sudah terbentuk tapi, karena masa kerjanya sudah habis, tahun depan pengurus tingkat kita juga habis. Anggota forum anak ini harus usia minimal 14 tahun sampai 17 tahun,” tambahnya.

Masih menurutnya, didalam pembentukan dan pembinaan tersebut ada beberapa materi yang disampaikan, yakni pencegahan perkawinan usia anak. Dimana tugas forum anak ada dua, yakni pelopor dan pelapor. Pelopor ini adalah mempelopori hal-hal positif kepada anak-anak yang lain, salah satunya mempelopori tidak menikah diusia anak karena ini bagian daripada  program pemerintah untuk membuat generasi yang kuat.

“Berdasarkan aturan Pernikahan di Undang-Undang, usia perempuan minimal 19 dan laki-laki juga 19 tahun baru boleh menikah,” jelasnya.

Selain itu, dinas juga memberikan materi kepada mereka tentang  pengertian forum anak, tugasnya apa saja dan diberikan cara menyampaikan pendapat mereka. Karena, forum anak tugasnya adalah menampung aspirasi suara anak untuk disampaikan saat Musrembang, sehingga pemerintah kalau mengadakan rapat harus mengundang forum anak.

“Didalam kegiatan ini mereka juga disampaikan bagaiamana cara mereka untuk menyampaikan pendapat, mereka belajar terkait isu-isu dilapangan,” ungkapnya.

Irma merharap, anak-anak memiliki gambaran apa yang harus mereka lakukan. Kedepan kegiatan itu akan terus dilakukan, Bapedda juga sudah melakukan program tersebut.

“Akhir Desember mereka akan kita kumpulkan dan menyampaiakan masalah yang akan disampaikan pada Musrembang pada Januari tahun depan,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini kelurahan dan kecamatan sudah ada forum anak. Forum anak adalah salah satu syarat untuk mendukung Kota Layak Anak yang telah diraih Kota Tangsel. “Ada 2021 Juli lalu kita dapat penghargaan kota layak anak kategori Nindya,” ungkapnya.

Wanita berkerudung ini menjelaskan, forum anak penting karena, tidak mungkin terbentuk kota layak anak tanpa ada forum anak. Karena, ini wadah mereka menyampaikan aspirasi , pendapat mereka terhadap anak-anak. “Sebagai pelapor  tugas mereka melaporkan kebutuhan anak, melaporkannya kalau di musrembang mereka menyampaiakan program-program,” tutupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here