Home HUKUM Sidang Kasus Korupsi PKH, Hadirkan 135 Saksi

Sidang Kasus Korupsi PKH, Hadirkan 135 Saksi

0
SHARE
Ratusan saksi yang merupakan ibu-ibu dihadirkan JPU di sidang kasus dugaan korupsi PKH Kecamatan Tigaraksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Serang.

TIGARAKSA – Kasus dugaan korupsi bantuan program keluarga harapan (PKH) di Kecamatan Tigaraksa sudah masuk ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang. Dua tersangka inisial DK dan TN disidangkan sejak 21 Oktober. Untuk membuktikan kedua terdakwa telah mengorupsi bantuan bagi warga miskin itu, jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan 135 saksi di PN Tipikor Serang. Mereka adalah ibu penerima manfaat PKH yang uangnya disunat oleh DK dan TN.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang Nana Lukmana mengatakan, JPU menghadirkan saksi-saksi yang dalam kasus ini sebagai penerima bantuan PKH dari 2018 hingga 2019. Kata dia, ratusan saksi itu dibawa menggunakan bus, sarana protokol kesehatan, makanan dan suplemen agar bisa menghadiri persidangan.

“Bahwa perkara PKH tahun 2018 hingga 2019 di kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang sudah sampai pada tahap pemeriksaan di persidangan sejak 21 Oktober. Sampai dengan saat ini telah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di persidangan. Tidak tanggung tanggung saat ini saksi yang sudah dihadirkan oleh JPU 135 orang saksi, dan masih akan bertambah lagi, karena sidang pemeriksaan saksi masih terus berlangsung setiap minggunya,” paparnya kepada Tangerang Ekspres ketika diwawancarai, Senin (22/11).

Nana memaparkan, JPU tidak hanya menghadirkan saksi dari korban PKH. Tetapi juga dari pendamping dari Kementerian Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Koordinator PKH Kabupaten Tangerang, Bank BRI, Agen Brilink, serta para penerima PKH yang menjadi pendampingan atas terdakwa DK dan TS.

Ia mengungkapkan, penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang khusus dalam menghadirkan saksi-saksi para penerima bantuan PKH, memberikan fasilitas dan pelayanan terhadap para saksi. Yakni, dengan cara-cara memberikan akomodasi penjemputan dan pengantaran saksi-saksi dari rumah menuju ke PN Tipikor di Serang.

Lanjutnya, JPU pada kenyataannya tidak hanya memberikan akomodasi penjemputan namun juga memberikan pelayanan berupa berupa snack makan siang maupun makan malam kepada para saksi yang hadir di persidangan. Selain konsumsi yang disiapkan jaksa, para saksi tersebut juga diberikan minuman suplemen sehingga tidak bosan dalam mengikuti jalannya persidangan.

“Demi kuatnya dakwaan di persidangan maka kami JPU selain menghadirikan juga memfasilitasi sarana transportasi dari Tigaraksa ke Serang dengan bus berpenumpang 60 kursi setiap ada persidangan. Jumlah saksi yang sudah kami hadirkan 135 orang, dan saat ini masih akan bertambah lagi, karena sidang pemeriksaan saksi masih terus berlangsung setiap minggunya,” pungkasnya. (sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here