Home TANGERANG HUB Dukcapil Tambah Layanan ADM di Kampus

Dukcapil Tambah Layanan ADM di Kampus

0
SHARE
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie foto bersama Kepala Disdukcapil Dedi Budiawan dan Rektor Unpam usai meresmikan anjungan dukcapil mandiri di Universitas Pamulang kampus Viktor, Kelurahan Buaran, Serpong, Senin (23/11).

SERPONG-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Tangsel terus meningkatkan layanan administrasi kependudukan. Salah satunya dengan membuka anjungan dukcapil mandiri (ADM) di Universitas Pamulang (Unpam) kampus Viktor.

Pembukann anjungan dukcapil mandiri tersebut dilakukan oleh Walikota Tangsel Benyamin Davnie didampingi Rektor E. Nurzaman, Ketua Yayasan Sasmita Jaya Darsono dan Kepala Disdukcapil Kota Tangsel Dedi Budiawan. Kepala Disdukcapil Kota Tangsel Dedi Budiawan mengatakan, anjungan dukcapil mandiri di Unpam adalah anjungan keempat yang dimiliki Pemkot Tangsel. Dimana sebelumnya sudah ada tiga anjungan dukcapil mandiri, yakni di Mal Pelayanan Publik (MPP), Kampus UMJ dan kantor Balai Kota.

“Anjungan dukcapil mandiri di UMJ dan Unpam sebenarnya akan kita launching dimalam inagurasi HUT ke-13 Kota Tangsel tapi, Unpam ingin mengadakan sendiri dan lebih cepat. Namun, penghargaannya akan diberikan pada malam Inagurasi,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (23/11).

Dedi menambahkan, kampus Unpam dipilih karena memiliki jumlah mahasiswa yang banyak, yakni lebih dari 80 ribu mahasiswa. “Kami hadir semoga makin mempermudah dan dalam mensosialisasikan Adminduk. Ini kegiatan pertama di Indonesia dimana ada pelayanan Adminduk di kampus,” tambahnya.

Masih menurutnya, di manapun kampus berada tentu mahasiswanya berasal dari seluruh Indonesia. Bila mereka kehilangan KTP maka dengan adanya anjungan dukcapil mandiri ini maka mereka tidak perlu balik ke daerah asal dan bisa cetak KTP disini. Mahasiswa juga bisa magang di Dukcapil untuk tahu bagaimana menjadi pelayan publik. “Kalau KTP mahasiswa dari daerah hilang, cukup melampirkan surat keterangan hilang dari polisi tapi, kalau KTP rusak maka fisiknya harus disertakan dan akan dicetak yang baru di sini,” jelasnya.

Menurutnya, hal itu boleh dilakukan karena itu imbauan dari Kemendagri dimana pelayanan harus mencapai seperti itu dan inilah kelebihan go digital. “KTP luar Tangsel hanya untuk cetak KTP rusak dan hilang saja,” ungkapnya.

Budiawan menjelaskan, anjungan dukcapil mandiri hadir di kampus dengan sasarannya melihat segi kewilayahan dan Dukcapil ingin menempatkan minimal ada gerai ditiap kecamatan. Saat ini Dukcapil memiliki 8 gerai dukcapil. “Meskipun Unpam ini masuk Kecamatan Serpong tapi, dekat dengan Kecamatan Setu,” jelasnya.

Di anjungan Dukcapil Mandiri kampus Unpam ada 7 layanan yang diberikan, yakni KTP, KIA, KK, akta kelahiran, akta kematian, kata perkawinan dan akta perceraian tapi, layanan ini yang telah mendapat email dari Kemendagri.

“Artinya sebelum mendapat email itu diproses dulu dan caranya ada tiga, online, offline dan ojol. Offline ke kantor kelurahan, kalau ke dinas daftar online dan kalau sibuk kerja bisa pakai ojol,” tuturnya.

Sedangkan bila membuat KTP baru harus direkap dan dilakukan di kecamatan. Kalau di gerai Dukcapil di mal Living World, Teraskota, Bintaro Plaza dan Pamulang Square itu harus daftar online dahulu, sehingga petugas bisa melakukan input data lebih awal. Sehingga masyarakat datang tinggal cetak KTP saja dan hanya butuh dua menit saja. “Kalau offline harus ikuti prosedur sekitar 10 menit. Kalau ojol tanpa daftar online ke sistem kita itu maksimal 24 jam,” tutupnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, anjungan dukcapil mandiri di kampus Unpam dalam rangka pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. “Mendagri telah meluncurkan berbagai macam inovasi, salah satunya anjungan dukcapil mandiri,” ujarnya.

Pak Ben menambahkan, pelayanan administrasi kependudukannya bisa diberikan kepada siapapun. Ia mencontohkan orang dari daerah Medan kuliah Unpam dan jika KTP hilang atau rusak bisa dicetak cetak di Unpam dan tidak harus pulang kampung. “Dalam mengerjakan selain jargon lebih cepat, lebih dekat dan lebih hebat. Hebatnya bukan kitanya tapi, mesinnya. Saya menambahkan, lakukanlah dengan hati, sepenuh hati dan hati-hati,” tutupnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here