Home TANGERANG HUB Investasi Capai Rp 11,1 Triliun, Oppo Penyumbang Terbesar

Investasi Capai Rp 11,1 Triliun, Oppo Penyumbang Terbesar

0
SHARE
Tahun ini, investasi di Kota Tangerang terus menggeliat. Hingga Oktober lalu, nilai investasi mencapai Rp 11,1 triliun.

KOTA TANGERANG-Kota Tangerang masih menjanjikan untuk mengembangbiakan uang. Modal yang ditanam pengusaha hingga akhir Oktober mencapai Rp 11,1 triliun. Realisasi ini melebihi target yang dicanangkan Pemkot Tangerang yang sebesar Rp 8,7 triliun. Pemkot optimistis Kota Tangerang masih menjadi primadona pengusaha.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, meski sempat terimbas pandemi Covid-19, akhirnya perekonomian dari sisi investasi ada peningkatan sebesar Rp 11,1 triliun dari target sebelumnya Rp 8,7 triliun.

“Artinya, perekonomian di Kota Tangerang ada peningkatan,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di Puspemkot Tangerang, Rabu (24/11).

Arief menambahkan, surplus investasi ini masih terus bergerak naik hingga akhir Desember. Sebab, beberapa proyek besar dari investor masih terus berjalan.

“Seperti PT Oppo, pembangunanya masih berlangsung, Indomarco juga masih melakukan pembangunan. Jadi ini masih terus bergerak naik sampai akhir tahun,”paparnya.

Ia menjelaskan, produsen telepon genggam, PT World Innovative Telecommunication produsen Oppo sampai saat ini nilai investasinya mencapai Rp 600 miliar. Kemudian di akhir tahun angka investasinya diprediksi bisa mencapai Rp 1 trilliun. Di pabrik barunya di Kota Tangerang ini, Oppo akan memproduksi 1 juta unit HP. Begitu juga dengan Indomarco, yang saat ini angka investasinya masih diangka Rp 200 miliar, di akhir tahun nanti diprediksi bisa naik ke angka Rp 350 miliar.

“Harapan kita di akhir tahun, realisasi investasi bisa naik ke angka Rp 11,5 triliun. Artinya, kita optimis akan terus ada kenaikan investasi di Kota Tangerang pasca tingginya kasus Covid-19,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tangerang Dedi Suhada menuturkan, meski di tengah pandemi Covid-19, pihaknya sangat optimis realisasi investasi terus menunjukan tren positif.

“Jika kita tarik mundur di 2020 awal pandemi, kami ditargetkan sebesar Rp 7,9 triliun, kemudian yang terealisasi melampaui target menjadi sebesar Rp 8,3 triliun. Begitu juga di tahun ini yang juga surplus dari capaian target. Untuk itu, tahun kita ditargetkan mampu merealisasikan investasi sebesar Rp 9 triliun,”tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here