Home HUKUM Perampok Makin Nekat dan Sadis, Incar HP Bacok Suami Istri

Perampok Makin Nekat dan Sadis, Incar HP Bacok Suami Istri

0
SHARE

SEPATAN TIMUR-Aksi kawanan perampok di Sepatan sungguh nekat dan sadis. Suami istri yang berada di depan rumahnya, Kampung Kedaung Barat, RT 03/02, Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, menjadi korbannya. Ricky (41) dan istrinya, Yulianah (41) terluka parah. Dibacok menggunakan senjata tajam oleh dua pria.

Pasangan suami istri ini terluka parah di beberapa bagian tubuh seperti tangan dan dada. Bahkan Yulianah harus menjalani operasi di salah satu rumah sakit di Kota Tangerang. Handphone (HP) milik Yulianah lenyap dibawa kabur pelaku.

Ricky menuturkan, peristiwa itu terjadi persis di depan rumahnya sekitar pukul 04.30 WIB, Sabtu (9/1). Awalnya, ia bersama istri dan anaknya sedang menunggu dijemput adiknya. Ia berencana pergi ke salah satu pasar ikan hias di Bogor. Tiba-tiba, tiga pria yang berboncengan sepeda motor metik warna hitam, datang menghampirinya.

“Dua pelaku turun dari motor pura-pura nanya alamat. Tiba-tiba dua pelaku itu ngeluarin celurit dari balik sweater-nya. Tanpa basa-basi membabi-buta menyerang saya dan istri, ingin merampas HP yang kami pegang,” tuturnya, kepada Tangerang Ekspres, di kediamannya, Selasa (11/1).

Diserang menggunakan sajam, Ricky melakukan perlawanan. Ia berhasil memukul satu pelaku hingga tersungkur ke tanah. Selanjutnya, ia menghampiri istrinya yang sudah mengalami luka sobek di tangan kanan.

“Lalu, pelaku kabur. Pasca penyerangan itu, HP kami berdua sudah tidak ditemukan di lokasi. Mungkin sudah dibawa pelaku. Sebab, HP kami lempar saat pelaku menyerang kami,” tuturnya.

Setelah itu, ia membawa istrinya masuk ke dalam rumah untuk memberikan pertolongan pertama. Ia mengikat luka di tangan kanan istrinya menggunakan dua kaus. Selanjutnya, ia membawa istrinya ke klinik terdekat. Namun sayang, pihak klinik menolak.

“Lalu, saya bawa lagi ke salah satu rumah sakit terdekat, masih di wilayah Sepatan. Namun pihak rumah sakit juga menolak. Akhirnya, kami membawa istri saya ke salah satu rumah sakit swasta di wilayah Nagrak Kota Tangerang. Di sana, saya dan istri masuk IGD dan mulai mendapat perawatan medis,” tuturnya.

Ricky bersyukur, istrinya yang mengalami luka sobek cukup dalam di bagian tangan kanan sudah diizinkan pulang ke rumah Senin sore kemarin. “Kami diizinkan rawat jalan,” tambahnya, seraya mengatakan sudah membuat laporan polisi (LP) ke Polsek Sepatan, Senin kemarin.

Ricky berharap, Polsek Sepatan segera dapat menangkap para pelaku itu. Karena warga dibuat resah akibat peristiwa yang dialami ia dan keluarga.

Saat ingin dikonfirmasi Tangerang Ekspres via telepon, Kapolsek Sepatan AKP Suyatno belum menjawab telpon wartawan. Sedangkan saat wartawan datang ke kantornya, Kapolsek sedang tidak ada di kantor. (zky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here