Home TANGERANG HUB Anak SD Tak Divaksin Boleh Ikut PTM

Anak SD Tak Divaksin Boleh Ikut PTM

0
SHARE

TIGARAKSA — Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang Syaifullah mengatakan, anak SD yang tidak divaksin karena komorbit atau penyakit bawaan boleh mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM). Hal tersebut, kata dia, normalnya anak usia 6 hingga 11 tahun atau pelajar harus divaksin namun ada kebijakan bagi yang memiliki komorbit.

“Ada kebijakan, tinggal orang tua menunjukkan surat dari dokter ke pihak sekolah. Itu karena pengecualian bagi pelajar yang memiliki komorbit tidak divaksin dan itu sudah kebijakan nasional dan boleh ikut PTM,” katanya kepada Tangerang Ekspres ketika diwawancarai, Rabu (12/1).

Informasi yang didapat Tangerang Ekspres, salah seorang orang tua siswa di SDN 1 Sodong tidak memberikan izin anaknya divaksin. Sebab, memiliki penyakit radang lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) dan sudah berobat selama dua tahun.

“Saya tidak memberikan izin karena anak ada penyakit yang sudah dua tahun bolak-balik rumah sakit. Ketika dijelaskan, pihak sekolah malah mengumumkan anak yang tidak divaksin tidak boleh ikut PTM terbatas. Ini membuat psikis anak terganggu,” kata AR ketika diwawancarai.

Ia menjelaskan, ada kurang lebih 5 pelajar yang tidak divaksin karena orang tua khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan. Hal tersebut, sudah disampaikan kepada sekolah secara tertulis melalui formulir isian.

“Saya sudah isi formulir menolak untuk anak saya divaksinasi. Kita belum tau ya, apakah setelah divaksin itu berdampak atau tidak. Mengingat, anak saya beberapa tahun ini bulak balik ke RS Harapan Kita, di Jakarta,” akunya.

Ia juga berharap, pendekatan yang dilakukan sekolah harus lebih berhati-hati. Mengingat, yang dihadapi adalah anak usia dini. Dengan penyampaian atau informasi yang tidak tepat dapat menggangu anak dalam proses belajar. ” Kalau saran saya, sekolah libatkan saja badut atau maskot yang bisa membuat anak senang untuk divaksin. Sehingga anak tidak tegang dan merasa nyaman,” harapnya (sep/din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here