Tipe pertama diperuntukkan bagi pedagang yang menyediakan layanan makan di tempat, sehingga bangunannya dirancang lebih luas dan representatif.
Sementara tipe kedua dikhususkan bagi pedagang yang melayani pembelian secara takeaway atau dibawa pulang. Tipe ini ditujukan untuk menampung para pedagang yang sebelumnya berjualan secara tidak tertata di bagian depan kawasan stadion.
“Untuk yang pedagang tadi yang take away, satu kios itu bisa nampung kurang lebih 3 sampai 4 pedagang. Jadi, kalau dikalikan aja mungkin bisa nampung 300-an pedagang,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa proses penertiban juga terus berjalan secara administratif. Pada Jumat pekan lalu, pihaknya telah menerbitkan surat teguran kedua kepada para pemilik atau penghuni bangunan yang akan dibongkar. Saat ini, pembangunan kios pengganti juga tengah dalam proses lelang, sehingga langkah-langkah penataan terus diupayakan.

















