Home HUKUM Gadai Motor, Istri Dibacok

Gadai Motor, Istri Dibacok

0
SHARE
DIPERIKSA: Tersangka pembacokan istri di Karawaci diperiksa Polsek Karawaci, Rabu (16/1). FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Kasus kekerasan dalam rumah tangga diawal tahun banyak terjadi. Sudah dua kali peristiwa ini terjadi di Kota Tangerang. Lagi-lagi korbannya sang istri yang harus berlumuran darah akibat kemarahan sang suami. Seperti dialami Diana Ifa (50), warga Jalan Bima RT 02/08, Kecamatan Karawaci. Ia dibacok Tugiran (46), suaminya sendiri yang membabi buta menyabetkan golok ke sekujur tubuh korban.

Kejadian berdarah tersebut terjadi Selasa (15/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Pelaku kesal karena sepeda motor miliknya digadai Diana ke orang lain. Keduanya sempat cekcok karena pada saat ditanya, korban selalu berkelit. Bahkan Diana langsung memerahi pelaku di depan ruko dengan nada kasar.

Menurut Kapolsek Karawaci Kompol Doddy Ginanjar, peristiwa berawal saat pelaku mendatangi sebuah rumah toko (ruko) untuk menemui istrinya yang tengah berjualan. Maksud pelaku menemui sang istri untuk meminta sepeda motor. Namun, keduanya terlibat cekcok mulut lantaran sang istri berbelit dan tidak mau memberitahu keberadaan motor yang digadai.

“Korban berbelit tidak memberitahukan keberadaan sepeda motor, bahkan korban mencaci maki pelaku dengan kata-kata kasar sehingga pelaku emosi dan langsung membacok korban,”ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (16/1).

Doddy mengatakan, pelaku kalap karena dicaci maki oleh korban. Hal ini kemudian menjadi landasan pelaku tega membacok korban hingga terkapar bersimbah darah.

“Dibacok pakai golok yang sudah dipegang ke arah kepala korban berkali-kali secara membabi buta hingga korban terjatuh serta mengalami luka yang sangat serius,”ungkapnya.

Lanjut Doddy, usai melukai korban dengan senjata tajam, pelaku pun berupaya melarikan diri. Namun dalamwaktu cepat, anggota Polsek Karawaci yang mendapatkan laporan bergerak cepat berhasil meringkus pelaku yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Setelah mendapatkan laporan, anggota kami langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang tidak jauh dari TKP. Tidak ada perlawanan dari pelaku saat para anggota kami melakukan penangkapan. Kini, korban masih menjalani perawatan di RSUD Kota Tangerang karena mengalami luka bacok di bagian kepala, siku dan tangan kanannya,”pungkasnya.

Persitiwa serupa juga terjadi pada Afriyanti. Ia menjadi korban penusukan oleh suaminya, Naswir. Korban bersimbah darah setelah ditusuk tiga kali pada bagian tubuhnya di warung makan padang dekat Lapas Anak Tangerang. Pelaku kesal karena dituding telah selingkuh. Padahal pasangan saami istri ini sudah berumah tangga belasan tahun. (mg9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here