Home TANGERANG HUB Drainase Jalan Maruga Dibanjiri Sampah

Drainase Jalan Maruga Dibanjiri Sampah

0
SHARE
TERSANGKUT: Sampah berbagai jenis tersangkut di palang tengah drainase Jalan Maruga-Serua Raya, kemarin. FOTO: Dwiki Darmawan/Tangerang Ekspres

SERPONG-Ikon jalan Kota Tangsel, Jalan Maruga-Serua Raya tak lagi molek. Khususnya di bagian drainase jalan itu. Lantaran, tumpukan sampah memenuhi badan selokan.

Banyaknya sampah yang tersangkut di saluran air di jalan itu, membuat selokan yang tepat berada di tengah jalan tersebut tersumbat.

Saluran air sekitar selebar satu meter tersebut dipenuhi sampah yang didominasi sampah berbagai jenis. Mulai dari sterofoam, pembalut, popok bayi, hingga botol dan plastik kemasan makanan.

Ditemui di kantornya, Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Wisman Syah mengatakan, sampah yang berada di Jalan Ciater Raya tersebut sering dibersihkan oleh DLH tapi, selalu kembali dihinggapi oleh sampah.

“Selokan itu sering kami bersihkan kadang sebulan bisa dua sampai tiga kali, tapi selalu kembali penuh dengan sampah liar,” ujarnya, Kamis, (24/1).

Wisman menambahkan, sampah yang menyumbat selokan itu memang perlu perhatian lebih terutama tak hanya dari Dinas Lingkungan Hidup, tapi juga dari segenap steakholder terkait.

“Tentunya permaslahan seperti ini tak hanya kami yang harus menyelesaikannya karena perlu juga adanya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Terutama ke saluran-saluran air,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Wisman menjelaskan, nantinya untuk menekan jumlah sampah plastik di wilayah Tangsel akan ada peraturan Daerah (Perda) mengenai Pembatasan penggunaan bungkus plastik sebagai wadah makanan.

“Sampai saat ini pihak Pemkot telah mengelurkan edaran imbauan untuk mengurangi pemakaian plastik sebagai bungkus makanan atau minuman. Namun, ke depannya akan ada Perda yang mengatur pembatasan penggunaan plastik yang sampai saat ini masih direvisi dari Perda nomor 3 tahun 2003 yang nantinya akan mulai diterbitkan tahun ini,” jelasnya.

Semakin meningkatnya jumlah sampah di Wilayah Tangsel membuat DLH Kota Tangsel gencar memberikan sosialisasi untuk Kecamatan dan Kelurahan, untuk dapat membangun Bank Sampah di wilayahnya masing-masing, Sebagai langkah awal mengurangi dan menekan sampah plastik.

Terhitung hingga saat ini, sudah lebih dari dua ratus Bank Sampah yang berhasil dibangun di wilayah Kota Tangsel dan diharapkan kedepannya jumlah tersebut akan terus bertambah demi untuk membantu mengurangi sampah yang setiap tahunnya terus meningkat. (mg-4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here