Home TANGERANG HUB Airin dan Kepala Bekraf Resmikan Bambo Market, Wisata Industri Kreatif Bambu

Airin dan Kepala Bekraf Resmikan Bambo Market, Wisata Industri Kreatif Bambu

1
SHARE
SEPEDA BAMBU: Kepala Bekraf Triawan Munaf menaiki sepeda bambu didampingi Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany serta sejumlah pejabat usai peresmian Bambo Market di kawasan BSD, kemarin. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG-Kota Tangsel kini memiliki lokasi pariwisata kreatif. Namanya, Bambo Market di Jalan Cendekia Nomor 1, Serpong. Kemarin, lokasi ini diresmikan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf dan Walikota Airin Rachmi Diany.

Bambo Market ini merupakan sarana yang dibuat Komunitas Akademi Bambu Nusantara (ABN). Dalam kesempatan itu, Walikota Tangsel Airin Dianiy berterima kasih kepada seluruh pengusaha ekonomi kreatif yang telah membangun dan berkarya untuk memajukan wilayah Tangsel.

“Saya ucapkan terima kasih bahwa apapun yang terjadi jangan menyerah, ini adalah tantangan untuk akademi bambu untuk terus berkembang seiring kemajuan zaman,” ujanya, Kamis (14/2).

Airin menambahkan, meningkatnya eksistensi kerativitas dari bambu mendorong pihak pemkot untuk ikut membantu dalam memajukan ekonomi kreatif tersebut.

Nantinya akan ada kolaborasi antara Pemkot Tangsel, Akademi Bambu dan Badan Ekonomi Kreatif Indonesia untuk terus memajukan hasil kreativitas dari Bambo Market,” tambahnya.

Airin berharap, dengan berdirinya Bambo Market dapat menambah daftar tempat wisata di Tangsel dan menarik wisatawan dari luar wilayah.

“Semoga dengan adanya Bambo Market ini dapat menjadi tempat wisata baru tak hanya Taman Kota Dua atau Jalatreng dan dapat menarik wisatawan yang berada di luar wilayah Tangsel,” harapnya.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, Triawan Munaf berjanji akan memajukan kreativitas yang berasal dari Bambo Market.

“Kami akan membuat wisata Bambo Market ini dapat dikenal tak hanya di wilayah Tangsel tapi, juga di kenal sampai keluar negeri,” ujarnya.

Triawan menambahkan, tingginya permintaan seni kreatif berbahan bambu dari luar negeri membuat hal tersebut sebagai PR bagi dirinya untuk dapat meningkatkan seni berbahan dasar bambu.

“Negara ini negara yag besar tapi, yang disayangkan negara kita tidak bisa mengelola hal tersebut dengan baik dan itu menjadikan PR bagi saya dan kita semua untuk dapat memajukan market kita terutama dari bidang seni kreatif agar dapat bersaing dengan luar negeri,” tambanhya.

Triawan juga berharap, agar produk bambu dapat di kemangkan hingga menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi.

“Bambu itu adalah tumbuhan yang serba guna bisa diolah untuk apa saja dan saya berharap bambu dapat dikekinian dan menghasilkan produk yang berkualitas karena permintaan hasil olahan bambu itu besar sayang kalo tidak dimanfaatkan dengan baik,” harapnya.

Sementara itu Sultan Banten, Bambang Wisang Geni yang turut hadir di peresmian itu mengaku bangga karena dapat berkumpul denga berbagai komunitas yang ada di wilayah Tangsel.

“Baru kali ini, selama saya menjadi Sultan Banten dapat berkumpul dengan berbagi komunitas yang ada di Tangsel dan yang cukup istimewa adalah komunitas bambu,” ujarnya

Bambang menambahkan, dirinya menyambut baik peresmian bambo market yang ada di tangsel karena menjadi salah satu wisata yang hanya bisa ditemukan di wilayah Banten.

“Saya sangat senang akhirnya bambo market akhirnya di buka dan saya cukup bangga karena wisata kreativitas ini hanya dapat di temukan di Banten,” tambahnya. (mg-4/esa)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here