Home TANGERANG HUB Tiket Mudik Dishub Diserbu Warga

Tiket Mudik Dishub Diserbu Warga

0
SHARE
UJI KIR: Bus Pariwisata sedang mengantre untuk pengujian kendaraan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kir Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Rabu (22/5). FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

TIGARAKASA – Layanan mudik gratis dari Pemkab Tangerang melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang disambut antusias masyarakat. Terbukti baru satu hari dibuka pendaftaran, tiket mudik tinggal menyisakan 20 kursi.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang Bambang Mahardi Santosa, mengatakan, program mudik gratis dimaksudkan untuk meminimalisir pemudik kendaraan roda dua. Ia menghimbau untuk masyarakat dapat segera mendaftarkan diri untuk mengikuti mudik gratis sebelum kuota terpenuhi.

“Daftar dari 21 hingga 29 Mei 2019 di kantor Dinas Perhubungan di Kampung Prahu Kecamatan Balaraja. Hingga hari ini peminat cukup tinggi sedangkan kursi terbatas yakni 767 kursi,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (22/5).

Senada, Kepala Bidang Angkutan Barang Dinas Perhubungan Rudi Hartono mengaku, pada tahun ini disediakan 13 bus untuk memfasilitasi mudik gratis. Bus ini dilengkapi dengan fasilitas Global Positioning System (GPS) sehingga pemerintah bisa memantau posisi terkini.

“Hingga hari ini (kemarin) kuota mudik gratis tinggal tersisa 22 kursi. Itu saja hanya untuk jurusan Cirebon. Kalau bus itu Putera KJU yang merupakan dipilih dari pihak Event Organizer (EO) yang hasil lelang kemarin,” jelasnya.

Kata Rudi, pada mudik gratis tahunj ini disiapkan jurusan dari Cirebon hingga Surabaya. Namun jumlah bus di tiap jurusan bervariatif yang disesuaikan dengan kebutuhan. Serta jumlah kursi di setiap bus sebanyak 59 kursi sedangkan satu kursi diperuntukan bagi koordinator pemudik.

“Untuk bus jurusan Cirebon disediakan dua bus, Semarang tiga bus, Solo hanya satu bus, Purwokerto itu ada satu bus. Jurusan Madiun itu ada dua bus, pada jurusan Surabaya juga ada dua bus. Terakhir di Yogyakarta ada dua bus,” paparnya.

Lanjutnya, persyaratan mengikuti mudik gratis yakni dengan membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta keterangan domisili dari RT/RW. Selain itu, masyarakat juga diharuskan membawa fotokopi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang nama pemiliknya sesuai dengan KTP.

“Kalau tidak memiliki motor silahkan fotokopi STNK milik tetangga lalu buat surat keterangan yang ditandatangani pemilik STNK. Satu formulir itu berlaku untuk empat orang dan harus ber-KTP Kabupaten Tangerang,” terangnya.

Fasilitas tambahan yang diberikan yakni berupa makan selama perjalanan serta kaos yang digunakan pemudik. Untuk pemberangkatan dijadwalkan pada 1 Juni 2019 di Alun-Alun Tigaraksa di dekat Puspemkab Tangerang. Kita himbau pada pemberangkatan untuk dapat datang pada pukul 06.00 WiB serta melakukan registrasi ulang dengan membawakan tanda terima pendaftaran. Untuk bus berangkat pada pukul 07.00 WIB,” ucapnya.

Rudi menegaskan, apabila terdapat kerusakan yang menimpa bus saat diperjalanan, maka pemudik diberikan waktu tunggu selama dua jam. Lebih dari itu, dishub akan mengganti bus dengan yang baru untuk meneruskan perjalanan.

“Kita pantau terus di grup Wahtsapp perkembangan terkini terkait perjalanan pemudik. Untuk kecelakaan ada asuransi dari Jasa Raharja. Kita menginginkan lancar dalam perjalanan dengan dilakukan pemeriksaan pada kendaraan sebelum berangkat. Kalau ada rusak yang lama nanti kita ganti busnya,” tegasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here