Home TANGERANG HUB Kecamatan Kehabisan Blanko e-KTP

Kecamatan Kehabisan Blanko e-KTP

0
SHARE
REKAM: Seorang operator sedang merekam sidik jari dalam proses perekaman e-KTP di Kantor Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Jumat (14/6). FOTO: Zakky Adnan/Tangerang Ekspres

TELUKNAGA – Pemerintah Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang kekosongan blanko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) setelah pemilihan presiden (Pilpres) pada April lalu. Dampaknya, pegawai pelayanan kecamatan sering menjadi bulan-bulanan masyarakat.

Demikian dituturkan Yoyo Sutaryo, Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan pada Pemerintah Kecamatan Teluknaga, Jumat (14/6). Lebih lanjut, Yoyo menjelaskan, pihaknya sering menerima caki-maki, dan tudahan negatif dari masyarakat yang ingin membuat e-KTP.

“Tapi, Alhamdulillah, setelah kami memberikan pemahaman soal keterbatasan, hingga kekosongan blanko e-KTP sejak Pilpres lalu. Maka masyarakat dapat memahami persoalan tersebut,” ujarnya.

Yoyo memahami, bahwa surat biodata atau surat keterangan (Suket) sebagai pengganti sementara e-KTP tidak dapat dipakai masyarakat untuk sebagian keperluan. Misalkan, suket kerap ditolak dalam keperluan perbankan.

Sebelum Pilpres, diungkapkan Yoyo, setiap hari pihaknya melalui koordinator wilayah (Korwil) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) rutin menerbitkan e-KTP bagi masyarakat yang sudah melakukan perekaman.

Disayangkan, lanjut Yoyo, dua pekan pasca Pilpres, blanko malahan kosong sampai sekarang. Dengan demikian, saat ini pihaknya hanya melayani masyarakat yang melakukan perekaman e-KTP saja, mulai Pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB. “Setiap harinya, kami bisa melayani pemohon hingga 50 orang,” ucapnya.

Yoyo memaparkan, di Kecamatan Teluknaga, jumlah wajib rekam e-KTP sekitar 92.709 jiwa. Adapun jumlah wajib rekam e-KTP yang sudah merekam ataupun belum merekam, ia tidak dapat merincikan pasti. Sebab, kata Yoyo, data itu harus direkap dahulu.

Di tempat terpisah, Iip Suprayitno, Kasi Pelayanan pada Pemerintah Kecamatan Pasar Kemis juga mengaku kekosongan blanko e-KTP usai  Pilpres lalu. Meskipun begitu, ia mengaku tidak mengetahui penyebab hal itu. “Saya tanya orang Disdukcapil, jawabnya juga engga tau apa penyebabnya,” singkat Iip, saat dihubungi Tangerang Ekspres. (zky/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here