Home BANTEN Anggota DPRD dengan Warga Nyaris Baku Hantam

Anggota DPRD dengan Warga Nyaris Baku Hantam

0
SHARE
BERIKAN KETERANGAN: Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Lebak memberikan keterangan kepada wartawan di ruang kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Lebak, Rangkasbitung, Rabu (9/10). FOTO: Ahmad Fadilah/Banten Ekspres

LEBAK-Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, Agus Ider Alamsyah nyaris melakukan baku hantam dengan salah satu warga Desa Barengkok, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Selasa (8/10).

Hal itu terjadi ketika komisi IV menggelar kunjungan kerja (kunker) di Panggarangan mendapatkan cemoohan dari ratusan warga setempat. Warga kal itu tengah demonstrasi terkait ruas jalan milik Pemkab Serang yang sangat buruk di wilayah tersebut dan nyaris tak pernah diperbaiki.

Ketika itu Agus tak terima partai yang membawanya hingga duduk menjadi Anggota DPRD Lebak dicaci maki dan dihina pendemo.

Namun keributan tersebut dapat diredakan oleh unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Panggarangan dan anggota DPRD lainnya.

“Saya memahami keinginan masyarakat setempat yang menginginkan jalannya bagus, dan saya juga sangat memahami kekecewaan masyarakat, untuk itu saya serta rekan-rekan dari komisi IV datang ke sini (Kecamatan Panggarangan),” kata Agus kepada Banten Ekspres saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (9/10).

Menurut Agus, kedatangan komisi IV bidang pembangunan itu ingin melihat langsung kondisi jalan di sana dan menyerap secara langsung aspirasi masyarakat.

“Seharusnya kedatangan kami diapresiasi oleh masyarakat, sekalipun kami bukan dari dapil sana, tapi karena kami di DPRD ini berada di komisi IV bidang pembangunan, sudah menjadi kewajiban kami untuk datang melihat dan menyerap secara langsung aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Namu sayangnya ketika dirinya bersama rombongan komisi IV tiba di lokasi jalan dan menemui para pendemo, kata dia, ada bahasa yang sangat tidak pantas diucapkan oleh salah seorang pendemo.

“Dasar partai PDIP partai a*j*n*, PDIP partai b*n*s*t,” ungkap Agus menuturkan perkataan pendemo.

Menurut Agus, kalau saja cemoohan dan hinaan hanya kepada pribadinya, dirinya tidak akan marah dan bisa menerimanya. Namun, jika menyangkut partai, dirinya tidak akan tinggal dian dan akan melawan siapapun itu.

“Kalau sudah membawa-bawa nama partai dan menjelekkannya, saya tidak terima, dan saya akan lawan sampai manapun,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Lebak, Iyang mengatakan pihaknya sangat menyayangkan sambutan warga Desa Barengkok, Kecamatan Panggarangan. Padahal, kedatangannya itu untuk berdialog dan melihat langsung kondisi infrastruktur jalan yang buruk yang terus menerus disuarakan masyarakat melalui aksi.

“Wajar anggota kami marah karena warga pendemo menghina partai dengan kata-kata sangat tidak terpuji,” ungkapnya.

Terkait infrastruktur jalan yang dikeluhkan warga Kecamatan Panggarangan, kata Iyang, setelah pihaknya melihat dan merasakan langsung membenarkan kondisi ruas jalan itu sangat memprihatinkan serta tidak layak untuk dilintasi lagi.

“Kmai telah mendatangi langsung Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Lebak, hasilnya jalan 21 kilometer itu telah dimasukan dalam rencana pembangunan di tahun 2020, apakah nanti dalam pembangunannya dilakukan bertahap, itu akan dilihat dari kekuatan anggaran yang ada,” paparnya. (mg-05/tnt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here