Home BANTEN Bus AKAP Dilarang Masuk Kota Serang, Terminal Pakupatan Akan Ditutup

Bus AKAP Dilarang Masuk Kota Serang, Terminal Pakupatan Akan Ditutup

0
SHARE
Bus AKAP Dilarang Masuk Kota Serang, Terminal Pakupatan Akan Ditutup
TERMINAL PAKUPATAN: Suasana di terminal Pakupatan masih ramai. Rencanya, jika kasus Covid-19 di Kota Serang terus meningkat, terminal tipe A tersebut akan ditutup, Kamis (3/9). FOTO: Syirojul Umam/Tangerang Ekspres

SERANG-Pemkot Serang berencana kembali menutup terminal tipe A Pakupatan. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memutus penyebaran Covid-19. Saat ini tren kasus mengalami peningkatan dan perubahan status menjadi oranye.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang Maman Luthfi mengatakan, tidak menutup kemungkinan akan menutup kembali terminal A Pakupatan.

Hal tersebut bisa dilakukan bilamana jumlah jumlah positif Covid-19 mengalami peningkatan. “Kami telah berkoordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) mengenai kasus jumlah positif Covid-19 yang mengalami peningkatan di Banten. Jadi tidak menutup kemungkinan akan ditutup,” katanya kepada wartawan saat ditemui di Pasar Lama, Kamis (3/9).

Ia menjelaskan, berdasarkan koordinasi bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, adanya peningkatan kasus positif Covid-19 berasal dari luar daerah. “Yang positif itu sebenarnya orang Serang, tapi bekerja di luar Kota Serang. Makanya tidak menutup kemungkinan itu penyebaran dari kota ke kota menggunakan transportasi,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya hanya akan melarang bus atau angkutan umum dari antar kota antar provinsi (AKAP) masuk ke terminal Pakupatan saja.

“Sama seperti sebelumnya. Jadi bus dari luar kota nanti disetop dulu jangan masuk ke Kota Serang, karena penyebarannya kan lebih banyak dari luar kota,” tuturnya. Sementara untuk terminal tipe C, diantaranya terminal Cipocok dan Kepandean, masih akan tetap memperbolehkan beroperasi. Namun dengan meningkatkan protokol kesehatan. “Jadi kita masih melakukan check point seperti saat PSBB pertama. Sama juga dengan terminal tipe A ada check point, tapi karena perkembangan Covid-19 nya meningkat maka kita lakukan pencegahan yang lebih ketat, jadi ditutup,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang Ikbal membenarkan bila meningkatnya kasus pasien positif Covid-19 rata-rata berasal dari luar daerah. “Iya betul. Karena mereka tertular dari tempat kerjanya yang di luar ada yang di Jakarta dan lainnya. Sama seperti kasus positif di Bank Banten sebelumnya, itu bukan dari klaster Kota Serang,” katanya melalui sambungan telepon seluler.

Ia menjelaskan, selama ini belum ada kasus baru Covd-19 yang berasal dari Kota Serang. Namun demikian, dengan ditutupnya terminal Pakupatan dapat mengantisipasi peningkatan kasus positif. “Kebanyakan memang berasal dari daerah lain atau klaster impor dan belum ada kasus baru dari Kota Serang,” paparnya. (mam/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here