Home TANGERANG HUB Dokter Mulai Kewalahan

Dokter Mulai Kewalahan

0
SHARE
Dokter Mulai Kewalahan
Walikota Tangerang Arief R Wismansyah membagikan masker kepada pedagang kaki lima, Sabtu (12/9).

KOTA TANGERANG-Penyebaran virus Corona di Kota Tangerang sedang meningkat. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tangerang mengaku kewalahan menangani pasien yang terpapar virus Corona. Semua dokter spesialis sudah dikerahkan untuk menangani pasien Covid-19.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Kota Tangerang dr Emma Agustini mengatakan, dokter spesialis paru, penyakit dalam, anestesi, laboratorium dan radiologi semua dikerahkan. Bahkan, para dokter selain menangani pasien Covid-19, juga turut menangani pasien non Covid.

“Saat ini dokter-dokter tersebut sudah mulai kewalahan. Karena bukan hanya melayani di rumah sakit saja. Tetapi juga harus mengawasi puskesmas. Sementara pasien semakin bertambah. kemampuan rumah sakit untuk menampung juga terbatas,” ujarnya saat dihubungi Tangerang Ekspres, Jumat (11/9).

Saat ini, Kota Tangerang menjadi salah satu daerah di Provinsi Banten dengan kasus Covid-19, tinggi. Bahkan sudah masuk zona merah. Zona berbahaya. Pemerintah daerah pun terus mengerahkan semua tenaga kesehatan guna menangani kondisi tersebut. Demikian juga fasilitas rumah sakit yang juga terus dioptimalkan dan membuat tenaga kesehatan berjibaku melakukan upaya penangangan.

dr. Erna menambahkan, saat ini semua pihak harus bisa bekerjasama untuk membantu Pemkot Tangerang agar dapat berkoordinasi. Sehingga menciptakan pelayanan yang terintegrasi dengan efektif.

“Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, untuk menangani pandemi Covid-19 ini. Karena peran masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk bisa menekan angka penyebaran virus Corona,”paparnya.

Sementara Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengakui, tengah mengalami lonjakan pasien Covid-19. Tetapi, lonjakan tersebut masih bisa diantisipasi.

“Saat ini ada sekitar 143 pasien aktif yang dirawat di Kota Tangerang. Jika terus bertambah kemungkinan tenaga medis yang ada tidak akan bisa menangani secara maksimal,” ungkapnya.

Arief menuturkan, pemkot terus melakukan antisipasi adanya lonjakan kasus baru. Salah satunya membatasi kerumunan masyarakat dan juga meminta masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan.

“Makanya kita terus melakukan sosialisasi mengenai protokol kesehatan. Karena dengan menerapkan protokol kesehatan kita bisa mencegah penyebaran virus Corona. Untuk itu, saya meminta peran serta masyarakat,” katanya usai mendampingi Kapolres Metro Tangkot menyebarkan masker, Sabtu (12/9). (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here