Home TANGERANG HUB Airin Titip Tanah Keramat Maruga

Airin Titip Tanah Keramat Maruga

0
SHARE

SERPONG—Ribuan peserta Gowes Pesona Nusantara (GPN) 2017 menyemarakkan Kota Tangsel, Minggu (6/8). Berpusat di lapangan Mal ITC BSD, Serpong, ajang bersepeda santai ini dikemas dengan meriah. Kota Tangsel bukan sekadar menjadi kota ke-50 yang menggelar GPN 2017. Kota tersebut juga menjadi titik yang dilintasi tim Gowes Turing Pesona Nusantara (GTPN) 2017.

Tim itu telah bersepeda secara estafet dari Sabang, Aceh, dan direncanakan sampai ke Magelang, kota tempat puncak pelaksanaan hari olahraga nasional (Haornas). Dan kemarin, 15 peserta GTPN ini disambut oleh Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany bersama ribuan goweser saat tiba di Kota Tangsel.

Kota ini menjadi etape ke-6 yang diberi nama Etape Anggrek Tangsel.
Setelah melakukan seremoni penerimaan, Airin ikut memimpin dan mengantarkan tim GTPN melewati Etape Anggrek Tangsel sampai menuju perbatasan Jakarta. Airin pun melepas peserta GTPN dan menitipkan tanah dan air yang diambil dari Makam Keramat Maruga yang menjadi tanah petilasan Walisongo dan Sungai Cisadane.

Air dan tanah ini itu nantinya dikumpulkan menjadi satu di titik tengah Pulau Jawa, tepatnya di Gunung Tidar, Magelang, Jawa Tengah. Yakni, dalam puncak perayaan hari olahraga nasional yang akan digelar 9 September 2017 mendatang. Airin mengaku bangga terhadap peserta GTPN yang telah berangkat dari Sabang sampai tiba di Kota Tangsel.

“Semoga dengan gowes ini, yang menyambangi berbagai kota dan mengusung spirit persatuan, menyatukan Tanah Air dari seluruh provinsi di Indonesia bisa semakin mempererat tali persatuan bahwa kita adalah NKRI dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.

Deputi Pemberdayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta mengatakan, perjalanan yang ditempuh dalam GTPN tidak hanya memperhitungkan jarak. Tapi juga menikmati keindahan pesona nusantara. “Kami ingin memastikan kalau banyak keindahan alam yang bisa dibanggakan sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.
Tak hanya sekadar etape, Airin juga memberikan nuansa anggrek dalam pelaksanaan start.

Itu terlihat dari sepeda para peserta GPN dan GTPN yang diberikan hiasan anggrek. Isnanta pun mendapatkan kalungan anggrek ungu yang menjadi salah satu bunga ikon Kota Tangsel. Demikian juga dengan para pembalap Gowes Turing yang di setiap sepedanya diberi bunga anggrek. Dua kali bendera start yang menjadi pelepasan ajang bersepeda.

Pertama, kibasan bendera start ditujukan untuk melepas tim Gowes Turing Pesona Nusantara yang akan melanjutkan bersepeda menuju Magelang setelah menyinggahi Kota Tangsel. Kedua, kibasan bendera start ditujukan untuk melepas tim GPN yang diikuti lebih dari 3.000 pegowes. Selain itu, ada juga masyarakat Tangsel yang turut ambil bagian untuk bergowes meskipun tidak mendaftarkan diri ke panitia.

“Luar biasa, disambut kemeriahan peserta yang banyak, doorprize juga melimpah karena mitra kerja sangat peduli. Ini bukti olahraga benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat,” ungkap Raden. Pria berkacamata ini juga menegaskan, harapan pemerintah untuk jumlah peserta dan antusiasme masyarakat berolahraga, telah melebihi ekspektasinya.

Raden menambahkan, Gowes Turing Pesona Nusantara merupakan salah satu program unggulan gerakan Ayo Olahraga yang digaungkan Kementerian Pemuda dan Olahraga dan telah dimulai tiga bulan lalu dari Sabang. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan minat olahraga masyarakat.

Perjalanan dimulai dari 4 titik dari kota terluar Indonesia, yakni Sabang, Marauke, kemudian dari utara Indonesia yakni Tarakan Mimika dan dari perbatasan Timor Leste dimulai dari Atambua.
“Kami telah menerima tanah dan air. Nanti akan kami satukan dan membuat monumen di Gunung Tidar. Gowes tak hanya hari ini namun harus menjadi gaya hidup,” ujarnya.

Pantauan Tangerang Ekspres di lokasi, peserta GTPN berangkat dari lapangan ITC BSD menuju Jalan Letnan Sutopo kemudian ke Jalan Ciater Raya, Pamulang, Jalan Benda Raya, Jalan Padjajaran menuju Ciputat, Jalan Ir H Juanda dan jembatan Pesanggrahan, Cirendeu, Ciputat Timur.

Sedangkan peserta GPN berangkat dari ITC BSD menuju Jalan Pahlawan Seribu, TL German Center belok kiri, Jalan Boulevard BSD, Jalan Letnan Sutopo, RS Medika dan finis di depan Ruko Malibu ITC BSD. Selain gowes bareng, peserta yang hadir juga dihibur dengan beragam acara. Mulai dari atraksi palang pintu, barongsai, pembagian door prize dan lainnya. (bud/bha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here