Home TANGERANG HUB Mobil Operasional Eks Dewan Bisa Dipakai ke OPD

Mobil Operasional Eks Dewan Bisa Dipakai ke OPD

0
SHARE

CIPUTAT-Mobil operasional eks anggota DPRD Kota Tangsel bisa digunakan organisasi perangkat daerah (OPD). Syaratnya, OPD yang menginginkannya tinggal mengajukan ke BPKAD Tangsel.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tangsel Warman Syanudin mengatakan, kebijakan pengambilan pinjam pakai kendaraan operasional Dewan itu merujuk pada aturan kenaikan tunjangan.

Tiap anggota Dewan, mendapatkan kompensasi tunjangan transportasi sebesar Rp 15 juta per bulan. Kendaraan dinas setelah dikembalikan ke BPKAD, akan dipergunakan untuk keperluan dinas lainnya yang masih membutuhkan kendaraan dinas.

Dinas mana yang akan mempergunakan mobil dinas tersebut, Warman belum tahu pasti. Namun, yang berminat harus melakukan permohonan kepada DPKAD. “Ada beberapa dinas yang tertarik namun, belum mengajukan permohonan,” jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel tersebut menjelaskan, dinas yang tertarik antara lain Dinas Pariwisata, Dinas Perpustakaan Daerah dan Arsip Daerah Kota Tangsel dan Dinas Koperasi dan UKM.

Menurutnya, mobil tersebut akan dipakai Dinas Koperasi dan UKM untuk penunjang kegiatan sektor peningkatan usaha kecil menengah (UKM). Juga, Dinas Pariwisata untuk keperluan apabila ada kunjungan wisatawan dari luar Kota Tangsel dan menginap di hotel akan digunakan untuk mengantar ke galeri UKM. “Petugas dari dinas pariwisata akan mengantar tamu pakai mobil tersebut,” ungkapnya.

Warga Serpong Ahmad Fatoni (41) mengatakan, anggota Dewan yang belum mengembalikan mobil agar segera menyelesaikannya. Pasalnya, mobil tersebut dibeli dari uang rakyat dan jangan digunakan untuk kepentingan pribadi. “Jangan sampai mereka diberi uang transport Rp 15 juta per bulan tapi, masih pakai mobil dinas,” katanya.

Fatoni menambahkan, mobil dinas yang telah dikembalikan agar nantinya dipakai untuk kepentingan masyarakat. Ia mencontohkan, kalau ada OPD membuat kegiatan dan memerlukan mobil untuk mengangkut warga, contohnya ketiatan MTQ tingkat kota. Maka, mobil tersebut bisa dimanfaat untuk mengangkut peserta.

“Dari pada sewa lebih baik pakai mobil yang sudah ada, lebih murah dan jumlahnya kan ada 50 unit,” jelasnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here