Home TANGERANG HUB 80 SMP Deklarasi Anti Narkoba

80 SMP Deklarasi Anti Narkoba

0
SHARE

 

SERPONG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangsel menyatakan 2018 jumlah pelajar yang masuk rumah rehabilitasi harus menurun. Dari data yang dimiliki BNN Kota Tangsel terdapat 17 pelajar dengan usia terkecil 13 tahun atau setara dengan SMP pada 2018. Sedangkan pada 2016 terdapat 35 pelajar dan 30 pelajar pada 2017.

Ikut memerangi narkoba dikalangan pelajar, Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta (FKKSS) SMP Kota Tangsel menggelar deklarasi anti narkoba yang diikuti sekitar 80 SMP swasta se-Kota Tangsel, di Resto Kampung Anggrek, Selasa (13/2).

Setelah deklarasi, para kepala sekolah juga menyematkan tanda tangan di spanduk sebagai bentuk pernyataan menolak keras narkoba masuk di lingkungan sekolah. Selanjutnya, puluhan kepala sekolah yang hadir akan melakukan deklarasi lanjutan bersama ratusan pelajarnya di sekolahnya masing-masing.

“Menyatakan penolakan terhadap narkoba. FKKSS merasa peduli terhadap keamanan siswa, dengan itu melakukan kegiatan Deklarasi Anti Narkoba ini dikegiatan Rapat Kerja pertama 2018 ini. Serta dilanjut secara internal dimasing-masing sekolah,” ungkap  Eko Pranoto, Ketua FKKSS SMP Kota Tangsel.

Dikatakan Eko, FKKSS berharap bisa menjadi sambung tangan BNN untuk menjaga lingkungan pendidikan di Kota Tangsel dari jahatnya barang haram narkoba. Kedepan FKKSS tidak akan berhenti menggelar kegiatan deklarasi, sosialisasi hingga penguatan agama. Sehingga ribuan siswa di Kota Tangsel bersih dari narkoba.

Kepala BNN Kota Tangsel Heri Istu mengatakan, pengguna rokok elektrik di Kota Tangsel kian meningkat. Ia pun menitipkan kepada puluhan kepala sekolah untuk tak lelah mensosialisasikan bahaya rokok elektrik, yang kemungkinan terkadung sabu-sabu berbentuk cairan.

“Kami memang tidak punya data terkait pengguna rokok elektrik dikalangan pelajar. Tapi pantauan atau riset kami di lapangan jumlah tersebut bertambah. Tentu menjadi tugas bersama untuk rajin menggelar sosialisasi atau deklarasi agar penolakan narkoba melekat pada otak dan hati para siswa,” tegasnya.

Sementara itu, dikegiatan yang berbeda yaitu rapat kerja I tahun 2018. FKKSS merumuskan program sesuai visi dan misi. Diantaranya meningkatkan kualitas pendidikan SMP swasta serta SDM didalamnya. Membangun kebersamaan atau sinergi yang baik antar SMP swasta di Kota Tangsel. Saling bantu dan menguatkan menjadi identitas FKKSS SMP Kota Tangsel. (bun/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here