Home TANGERANG HUB TK Anak Sholeh, Jiwa Berjuang dalam Berprestasi

TK Anak Sholeh, Jiwa Berjuang dalam Berprestasi

0
SHARE

 

SERPONG – Menanamkan karakter berjuang untuk meraih sesuatu sejak dini. Hal tersebutlah yang dilakukan TK Anak Sholeh, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel  terhadap seluruh peserta didiknya.

Salah satunya dalam menghadapi perlombaan Porseni tingkat Kecamatan Serpong. Perlombaan yang diikuti antaralain, senam irama, bola keranjang, lari estafet bendera, mewarnai, kolase dan geometri. Sekitar 35 anak mengikuti perlombaan tersebut mewakili TK Anak Sholeh.

Diceritakan Diah Purnama Pitaloka, guru TK Anak Sholeh, bahwa dalam menghadapi perlombaan tersebut sekolah sudah mendidik dan mengarahkan peserta didik dua bulan sebelum perlombaan. Dalam jangka waktu tersebut sangat difokuskan dalam senam irama, kolase, dan geometri.

Tetapi dalam seminggu pertaman sekolah hanya memberikan bimbingan secara mental, dimana para guru menjelaskan bahwa perlombaan ada menang dan kalah.

“Dalam bimbingan tersebut kita mengajak anak untuk berfikir menjadi pemenang. Jika ingin jadi pemenang, kita beri arahan harus seperti apa dan apa saja yang harus dilakukan. Kita juga memberi penjelasan bagaimana jika keputusan juri tidak sesuai harapan, dengan kekalahan harus menyikapinya seperti apa. Semua benar-benar kita jelasin selama beberapa hari itu,” katanya.

Dalam jangka waktu dua bulan tersebut peserta didik merasakan lelahnya berlatih. Selain itu, mereka secara tidak sadar tenaga dan pikiran bertambah biasanya hanya sekolah dan tugasnya, sekarang menjadi menambah impian meraih sebuah juara.

Alhasil, dengan segala pengorbanan, semangat peserta didik berhasil meraih beberapa juara antara lain, juara dua senam irama melawan 15 grup lainnya. Juara harapan tiga bola keranjang melawan 29 peserta lainnya, juara satu dan dua geometri dengan melawan 18 peserta, dan juara tiga mewarnai melawan 50 peserta laiinya.

Tapi, sekolah berharap semua peserta didik yang sudah meraih juara bisa tetap rendah hati. Kedepan bisa ingin terus memproses hidupnya lagi untuk bisa meraih banyak prestasi lagi dikehidupannya.

Menurut sekolah bukan perlombaannya yang terpenting, tapi bagaimana sekolah bisa memberi pendidikan lebih diperlombaan tersebut selain hanya sebuah pertandingan. Sekolah berharap dengan cara ini bisa memberikan karakter yang berbeda dengan lulusan TK lainnya.(bun/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here