Home PENDIDIKAN STMIK Eresha Penggunaan Internet Sehat Bagi Pelajar

STMIK Eresha Penggunaan Internet Sehat Bagi Pelajar

0
SHARE
FOTO BERSAMA: Usai mengikuti kegiatan PKM yang digelar STMIK Eresha, sejumlah siswa MTs Mathlaul Anwar Pondok Benda, Pamulang berfoto bersama, belum lama ini. FOTO: Bunga/Tangerang Ekspres

PAMULANG– Keberadaan sekolah tinggi tak sekadar wadah pendidikan lanjutan bagi pelajar SMA/SMK sederajat. Namun keberadaannya bisa dirasakan masyarakat banyak secara positif dengan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Seperti yang dilakukan Sekolah Tinggi Magister Ilmu Komputer Eresha, belum lama ini.

Melangsungkan kegiatan PKM dengan mengusung tema “Internet Sehat dan Aman Bagi Siswa”. Bersama puluhan siswa Mts. Mathlaul Anwar Pondok Benda, Pamulang. Hal ini didasaro dari data yang dihimpun, bahwa pengguna terbesar saat ini adalah pelajar SMP. Sedangklan mahasiswa menempati urutan ketiga.

“Menurut kami, persoalan ini jika dikupas bersama dengan sasarannya akan jauh lebih tepat. Disini kami duduk bersama dan membahas bersama. Agar para siswa mengerti saat ini mereka sedang hidup didunia seperti apa, dan bagaimana mereka menjaga dirinya,” ungkap Handry Arifianto, ketua PKM.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan betapa pentingnya generasi muda untuk mengoptimalkan pemanfaatan media digital. Menggunakan internet dengan sehat dan aman, terutama menunjang aktivitas pendidikan atau pelajaran yang terkait dengan sekolah.

Internet bisa menjadi wadah kreativitas dan inovasi bagi pengguna millenial. Namun, penggunaannya harus sehar dan benar sesuai kebutuhannya dan umurnya. Pasalnya, internet memiliki sisi negarif jika sudah keluar koridornya. Internet mampu mengubah karakter seseorang hingga membahayakan orang tersebut.

“Saat ini, jejaring sosial menjadi tempat mencari teman dan curhat, serta menjadi wadah kreatifitas. Banyak orangtua sibuk dengan gadget nya masing-masing hingga lupa mengontrol anaknya sendiri. Disini kami sekadar mengisi kekosongan itu,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk menghindari sisi negatif tersebut, peran serta orang tua sangat diperlukan untuk mengawasi dan memberikan bimbingan kepada anak-anak. Kedepan, kata Handry STMIK Eresha akan menggelar PKM hal yang sama dengan para orangtua. Untuk menyamakan persepsi penjagaan anak terhadap jahatnya internet.

Sementara itu, Kepala Sekolah Mts.Mathlaul Anwar, Komarudin menyatakan, kesenangannya dengan kegiatan ini. Selain membantu guru untuk memberikan pemahaman terkait internet terhadap pelajar. Ia juga yakin, kegiatan ini menjadi acara refreshing  bagi siswa bertemu dengan pihak luar.

“Semoga dengan ini, para siswa lebih mengerti terhadap penggunaan internet. Para siswa juga bisa lebih terjaga dari kejamnya dunia sosial media,” harapnya.(bun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here