Home TANGERANG HUB Jasad Ayung Tersangkut Pancing di Cisadane

Jasad Ayung Tersangkut Pancing di Cisadane

0
SHARE
EVAKUASI: Tim Sar mengevakuasi jasad Ayung warga Kampung Baru RT 2/2, Pakulonan, Serpong Utara di Sungai Cisadane, kemarin. FOTO: Kasat Reskrim for Tangerang Ekspres

SERPONG-Jasad Nurul Iksan (24) alias Ayung, warga Kampung Baru RT 2/2, Pakulonan, Serpong Utara ditemukan sudah tak bernyawa, Senin (20/8). Sebelumnya, korban hanyut di Cisadane karena mengalami keram saat berenang menyeberangi suai itu, Minggu (19/8) sore.

Jasad Ayung, ditemukan Tim Sar Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kepolisian dan Basarnas tersangkut di kail pancing warga yang dipasang di Cisadane.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tangsel, Dody Haryanto mengatakan, korban ditemukan di dasar sungai yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi awal korban tenggelam.

“Posisinya ada di dasar. Tadi pagi (kemarin, red) sebenernya kita sudah ngubek sistem blender (memutar di lokasi) sama Basarnas beberapa kali. Pas kita ngubek itu kayaknya posisi juga udah mulai ke angkat-angkat. Kita prediksi sebenernya ngapung jam 4 sore ini kan pas 24 jam,” terang Dody, seperti dikutip Tangerangnews.com.

Dody menerangkan selain melibatkan tim Basarnas, BPBD dan aparat kepolisian ada pihak-pihak lain yang turut membantu upaya pencarian jasad korban yang tenggelam saat berenang melintasi sungai tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho menerangkan kronologis kejadian tenggelamnya korban. Ia mengatakan, korban bersama temannya yang bernama Nugraha sesaat sebelum kejadian akan mengambil pepaya yang berada di seberang Sungai Cisadane.

“Sekitar pukul 14.00 WIB korban berenang bersama temannya. Lima menit kemudian korban berenang menyeberang ke dan ketika sampai ditengah sungai korban sempat keram,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Senin (20/8).

Setelah keram korban kemudian tenggelam dan sempat timbul kepermukaan sungai sambil berteriak minta tolong sekitar tiga kali. Tak lama korban tidak timbul kembali dan saksi langsung minta pertolongan ke warga sekitar untuk mencari namun, korban tidak ditemukan.

Tak lama Tim Sar gabungan tiba di lokasi dan menyisir di sekitar lokasi kejadian. Namun, sampai sore menjelang malam korban tidak juga ditemukan. Pencarian dilanjutkan Senin (20/8) sekitar pukul 07.30 WIB.

“Sekitar pukul 14.30 WIB korban berhasil diketemukan oleh Tim Sar gabungan dari TKP dan langsung dievakuasi, korban sudah meninggal dunia,” tambahnya.

Masih menurut Alex, hasil pemeriksaan sementara terhadap jasad korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Untuk memastikan kematiannya, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Tangerang untuk dilakukan otopsi. “Korban akan dimakamkan kelurga di TPU yang tak jauh dari kediamannya,” tuturnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here