Home TANGERANG HUB 0,8 Persen Hewan Kurban Idap Cacing

0,8 Persen Hewan Kurban Idap Cacing

0
SHARE
SEMBELIH KURBAN: Seekor sapi disembelih di salah satu tempat pemotongan hewan kurban, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, belum lama ini. FOTO: Rahmat/Tangerang Ekspres

TIGARAKSA – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, mengumpulkan data penyembelihan hewan kurban dalam rangka Idul Adha 1439 Hijriah. Laporan dari 10 kecamatan belum diterima hingga Jumat (24/8).

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) DPKP Kabupaten Tangerang Febya Satyaningsing mengatakan, data yang sudah direkap baru 19 kecamatan dengan jumlah tempat pemotongan hewan kurban sebanyak 459 titik. Hanya saja dia tidak merinci kecamatan mana yang belum menyampaikan laporan.

Total hewan kurban yang disembelih di 19 kecamatan berjumlah 8.663 ekor. Terdiri dari 1.449 ekor sapi, 44 ekor kerbau, 5.197 ekor domba, dan 1.923 ekor kambing. Feby menyebutkan, beberapa hewan kurban ditemukan mengidap cacing pita. Tetapi tim pemotongan hewan kurban sudah melakukan penyayatan, sehingga 100 persen yang didistribusikan kepada masyarakat layak konsumsi.

“Data 10 kecamatan belum masuk, sebagian besar wilayah utara. Sejauh ini kami menerima laporan sebanyak 0,8 persen dari 8.663 ekor hewan kurban ditemukan cacing pita di bagian hati. Tetapi sudah dilakukan penyayatan di bagian-bagian hati yang terdapat sarang cacingnya, sehingga hati yang didistribusikan kepada masyarakat adalah hati yang telah layak konsumsi,” ungkap dia.

Feby menuturkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang menerjunkan tim gabungan guna memastikan hewan kurban layak konsumsi, baik ke lokasi penjualan maupun ke tempat pemotongan. Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban sebanyak 92 orang. Dimana 13 orang dokter hewan atau medik veteriner, 3 orang paramedik veteriner, 30 orang petugas penyuluh lapangan (PPL), dan 46 orang pelaksana pada DPKP Kabupaten Tangerang.

Beberapa waktu lalu dilaksanakan pelatihan pemotongan hewan kurban. Pelatihan itu diikuti sebanyak 50 orang pengurus atau anggota Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang tersebar di 29 kecamatan. “Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban bertugas untuk melihat kondisi kesehatan hewan kurban, melihat kecukupan umur hewan yang akan dikurbankan, serta melihat kondisi fisik hewan kurban,” kata Feby. (srh/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here